Breaking News

Berita Muba

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Serasan Jaya Sekayu, Api Diduga dari Korsleting Listrik

Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian material akibat musibah ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Tayang:
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
PADAMKAN API - Petugas Damkar Satpol PP Muba saat memadamkan kebakaran rumah warga di Jalan samping Masjid Jami’ Anur, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kamis (21/5/2026). Sebanyak lima unit armada dikerahkan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain 
Ringkasan Berita:
  • Satu unit rumah tinggal milik warga di Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ludes dilalap si jago merah
  • Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian material akibat musibah ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
  • Peristiwa kebakaran tersebut menimpa kediaman milik Hertitin (45) yang berlokasi di Jalan samping Masjid Jami Anur, RT 13 RW 06, Kelurahan Serasan Jaya.

SRIPOKU.COM,  SEKAYU — Satu unit rumah tinggal milik warga di Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ludes dilalap si jago merah pada Kamis (21/5/2026) siang. 

Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian material akibat musibah ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa kebakaran tersebut menimpa kediaman milik Hertitin (45) yang berlokasi di Jalan samping Masjid Jami Anur, RT 13 RW 06, Kelurahan Serasan Jaya.

Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Musi Banyuasin, Dendi Suhendar, mengonfirmasi bahwa tim pemadam kebakaran menerima laporan dari warga sekira pukul 10.59 WIB. 

Guna mengantisipasi amukan api agar tidak meluas ke pemukiman sekitar, sebanyak lima unit armada dari Pos Induk Kecamatan Sekayu langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

"Begitu menerima laporan dari warga, personel langsung mempersiapkan perlengkapan dan bergerak cepat ke lokasi. Api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 11.40 WIB," ujar Dendi saat memberikan rilis keterangan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran dipicu oleh adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik. 
Kobaran api pertama kali muncul dari dalam rumah korban dan dengan cepat merambat ke bagian bangunan yang bermaterial mudah terbakar.

"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Api berhasil kita lokalisir sehingga tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitarnya," tambah Dendi.

Pascakejadian ini, pihak Damkar Muba mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran, khususnya yang dipicu oleh kelalaian instalasi listrik maupun penggunaan peralatan rumah tangga.

"Kami ingatkan warga untuk memastikan kompor sudah mati setelah digunakan dan selalu mencabut colokan listrik yang tidak dipakai. Jangan sekali-kali meninggalkan rumah dalam keadaan peralatan elektronik masih menyala karena hal tersebut sangat rawan memicu kebakaran," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved