Berita Palembang
Solar dan Pertalite Langka hingga Sebabkan Kemacetan Panjang, Ini Tanggapan Pertamina
Stok Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU Sumatera Selatan kosong akibat pasokan terlambat hingga membuat kemacetan di Jalur Indralaya-Prabumulih.
Penulis: Hartati | Editor: tarso romli
Solar dan Pertalite Langka hingga Sebabkan Kemacetan Panjang, Ini Tanggapan Pertamina
Ringkasan Berita:
- Stok Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU Sumatera Selatan kosong akibat keterlambatan pasokan.
- Antrean panjang kendaraan, terutama truk di jalur Indralaya–Prabumulih, memicu kemacetan lalu lintas.
- Pertamina menegaskan kelangkaan murni akibat kendala teknis pada sistem distribusi, bukan karena masalah stok atau isu kenaikan harga.
Baca juga: Aksi Maling di Wilayah Hukum Polsek Talang Ubi Meresahkan, Warga Desak Polisi Intensifkan Patroli
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya jenis bersubsidi seperti Pertalite dan Solar. Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan hingga menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kekosongan stok BBM terjadi di sejumlah wilayah Kota Palembang.
Beberapa SPBU seperti SPBU Nurdin Panji, SPBU Kenten, dan SPBU Simpang BLK memasang papan pengumuman bertuliskan "Pertalite Kosong". Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah Pertashop.
Akibatnya, volume kendaraan menumpuk di SPBU terdekat yang masih memiliki stok. Di SPBU Coco Golf yang dikelola langsung oleh Pertamina pada Selasa (19/5/2026), jalur mobil hanya melayani pembelian Pertamax Turbo karena varian BBM lainnya masih dalam proses pengiriman.
Sementara itu, Pertalite dan Pertamax hanya tersedia dalam jumlah terbatas untuk jalur sepeda motor.
Kondisi lebih parah terjadi di luar Kota Palembang, salah satunya di wilayah Indralaya. Stok Solar dilaporkan telah kosong sejak dua pekan lalu.
Akibatnya, puluhan truk dan fuso nekat memarkirkan kendaraan dan mengantre di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera ruas Indralaya–Prabumulih dengan harapan bisa mendapatkan Solar saat pasokan tiba.
Antrean kendaraan besar ini memicu penyempitan jalan dan kemacetan panjang.
Di Palembang sendiri, antrean kendaraan pribadi dan truk mulai mengular menjelang waktu magrib di sepanjang bahu jalan menuju SPBU.
Bahkan pada siang hari, sejumlah dump truck sudah terparkir di depan pintu masuk SPBU agar mendapatkan antrean paling depan.
Pemandangan ini kini menjadi pemandangan sehari-hari yang kerap mengganggu arus lalu lintas.
Menanggapi fenomena tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, membenarkan adanya kendala dalam proses pengiriman BBM selama beberapa waktu terakhir.
Ia menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut murni disebabkan oleh gangguan teknis pada sistem operasional.
"Setelah kami konfirmasi ke tim di lapangan, keterlambatan pengiriman disebabkan karena terdapat sedikit kendala di sistem. Sekarang sudah ditangani dan (distribusi) akan segera normal kembali. Dan ini tidak ada kaitannya dengan isu harga," ujar Rusminto saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).
Rusminto Wahyudi
solar dan pertalite langka
Solar dan Pertalite langka di SPBU
Antrean BBM sebabkan kemacetan
SPBU Coco Golf Palembang
| Pria Jagoan Sungai Rebo Ini Jadi Raja Curanmor di Palembang, Keok Diringkus Kanit Jhonny Palapa |
|
|---|
| Wanita Muda di Palembang Ini Laporkan Mantan Pacar, Gegara Video 'Pribadi' Diancam Disebar di Medsos |
|
|---|
| Breaking News: Eks Pegawai BPN Divonis 3 Tahun Penjara, Kasus Korupsi Lahan Tol Betung-Tempino-Jambi |
|
|---|
| Semen Baturaja Bagikan Dividen Rp34,38 Miliar, Pemegang Saham Dapat Rp3,46 per Saham |
|
|---|
| Mahasiswi Rambut Panjang di Palembang Ini Laporkan Mantan Pacar, Terlapor Lakukan Ini saat di Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/BBM-Dalam-Pengiriman.jpg)