Pengendara Kaget Jalinsum Belimbing–Simpang Meo Mendadak Banyak Lubang, Berharap Tidak Lama

Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) ruas Belimbing–Simpang Meo di Kabupaten Muara Enim sedang dalam proses tambal sulam.

Tayang:
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Ardani Zuhri
PERBAIKAN JALAN - Tampak para pekerja sedang melakukan perbaikan jalan dengan mengerok aspal jalan (milling) menggunakan alat berat cold milling machine sebelum dilakukan pelapisan ulang di ruas Jalan Belimbing–Simpang Meo, tepatnya di dalam Kota Muara Enim, Selasa (5/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Jalinsum ruas Belimbing–Simpang Meo, Kabupaten Muara Enim, sedang dalam proses tambal sulam. 
  • Pengguna jalan, terutama roda dua, mengaku kaget karena lubang muncul mendadak dan tidak terlihat jelas saat tergenang air.
  • Meski mendukung perbaikan, warga berharap penambalan dilakukan secepatnya dengan rapi dan rata.

 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM – Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) ruas Belimbing–Simpang Meo di Kabupaten Muara Enim sedang dalam proses tambal sulam.

Akibatnya, banyak badan jalan berlubang dan rawan kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari dan saat hujan.

Dari pengamatan dan informasi yang dihimpun wartawan Sripoku.com di lapangan Selasa (5/5/2026), banyak pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua, mengaku sedikit kaget. 

Sebab, jalan yang berada di dalam Kota Muara Enim berlubang bervariasi. Padahal, beberapa hari sebelumnya belum ada.

Baca juga: Kapolsek Angkut Cor Beton, Polisi di Tanjung Batu OI Turun Tangan Tambal Jalan Provinsi yang Rusak

Akibatnya, banyak pengguna jalan yang sedikit terjebak, terutama pada malam hari karena gelap.

Apalagi ketika hujan turun dan menggenangi badan jalan sehingga banyak lubang yang sudah dikeruk tidak terlihat jelas.

Hal itu membuat banyak pengendara kaget. 

"Jika tidak siap dan agak ngebut bisa saja terbalik. Apalagi jika tidak tahu kalau jalan sedang diperbaiki. Meski lubangnya tidak terlalu dalam, tetapi sempat kaget juga, sebab sebelumnya jalan masih rata," ujar Roni (35), warga Muara Enim.

Menurut Roni, dirinya sangat menyambut baik adanya upaya untuk memperbaiki jalan, meski hanya tambal sulam.

Sebab, ruas jalan terutama dalam Kota Muara Enim memang sudah banyak yang rusak dan berlubang sehingga kurang nyaman jika dilintasi. 

Selain itu, ia meminta agar perbaikan dilakukan secepatnya dengan penambalan kembali yang rapi dan rata dengan jalan sebelumnya sehingga terkesan masih mulus dengan jalan yang lama.

Baca juga: Personel Polres Prabumulih bersama Warga Tambal Jalan Berlubang, Antisipasi Lakalantas

Hal yang tidak kalah penting, jangan dibiarkan sampai berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan karena sangat mengganggu pengguna jalan.

Sementara itu, menurut Fitrah yang bertugas sebagai pengawas dari PT Sechon Palembang (kontraktor), pihaknya sesuai kontrak hanya bertugas mengelupas aspal (milling) ruas Belimbing–Sugih Waras (Simpang Meo).

Sedangkan untuk bagian penambal merupakan perusahaan lain.

"Kami ini hanya bagian pengerokan, sedangkan bagian penambal ada yang lain. Saya ini ditugaskan untuk mengawasi apakah pekerjaan ini sesuai dengan yang diminta dan tidak menyimpang," tegasnya singkat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved