Berita Viral
Tempat Resepsi Pernikahan Banjir, Pengantin di Rawas Ulu Muratara Terpaksa Diantar Naik Perahu
Prosesi resepsi tetap berlangsung karena lokasi rumah berada di area yang lebih rendah namun masih aman dari genangan.
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menyisakan kisah haru bagi sepasang pengantin yang tetap melangsungkan resepsi pernikahan di tengah genangan air, Minggu (26/3/2026)
- Peristiwa tersebut terjadi di Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu
- Dalam video yang beredar di masyarakat, kedua mempelai tampak harus menggunakan perahu untuk menuju lokasi acara, sementara tamu undangan berjalan menembus genangan banjir
SRIPOKU.COM, MURATARA- Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, menyisakan kisah haru bagi sepasang pengantin yang tetap melangsungkan resepsi pernikahan di tengah genangan air, Minggu (26/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu.
Dalam video yang beredar di masyarakat, kedua mempelai tampak harus menggunakan perahu untuk menuju lokasi acara, sementara tamu undangan berjalan menembus genangan banjir.
Banjir yang merendam akses menuju lokasi resepsi pernikahan dipicu oleh meluapnya Sungai Rawas akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sepanjang malam sebelumnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono, membenarkan adanya acara pernikahan yang terdampak banjir tersebut.
“Memang benar ada acara pernikahan yang terdampak, tetapi hanya akses jalannya saja yang tergenang. Ketinggian air sekitar 60 sentimeter dan tidak sampai masuk ke dalam rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).
Meski kondisi tidak ideal, prosesi resepsi tetap berlangsung karena lokasi rumah berada di area yang lebih rendah namun masih aman dari genangan.
BPBD mencatat, banjir terjadi sejak pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB dan mulai surut beberapa jam kemudian.
Sejumlah wilayah terdampak di antaranya Muara Kulam dan Batu Gajah, dengan genangan umumnya hanya mengganggu akses jalan.
Sementara di wilayah Rupit, debit air sungai sempat meningkat namun tidak sampai merendam permukiman warga.
Menurut Mugono, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan Sungai Rawas meluap. Namun kondisi saat ini dilaporkan telah kembali normal.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, BPBD Muratara telah menyiapkan sejumlah perahu karet dan meningkatkan koordinasi dengan pihak kecamatan, terutama di daerah rawan seperti Rawas Ulu, Ulu Rawas, Rawas Ilir, Karang Jaya, dan Karang Dapo.
Kisah pengantin yang tetap melangsungkan resepsi di tengah banjir ini pun menjadi perhatian publik dan viral di media sosial, sekaligus menggambarkan semangat warga dalam menghadapi kondisi sulit.
| Seorang Anggota TNI Pangkat Peltu Tiba-tiba Dikeroyok 3 Orang, 2 Pelaku Diamankan, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Nasib Oknum Dekan di Universitas Bengkulu Resmi Tersangka Usai Aniaya Guru Besar, Dipicu Tanya BKD |
|
|---|
| Fakta Keji Daycare Little Aresha Yogyakarta, Motif Pengasuh Ikat Kaki Bayi di Ruang Sempit Terungkap |
|
|---|
| Fakta Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja, Ada Kamar Sempit Diisi Puluhan Bayi, Korban 103 Anak |
|
|---|
| Fakta Video Viral Siswa dan Guru Baku Hantam di Ruang Kelas Akhirnya Terjawab, Tak Ada yang Melerai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pengantin-naik-perahu.jpg)