Berita OKU

Satu Rumah Panggung di OKU Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Gardu Listrik

Rumah panggung berbahan kayu itu dengan cepat dilalap api karena materialnya mudah terbakar.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Odi Aria
BPBD OKU
BANGUNAN RUMAH TERBAKAR — Rumah panggung berbahan kayu milik Pardi (53), warga Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kabupaten Ogan Komering Ulu, hangus terbakar pada Rabu (22/6/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Satu unit rumah milik Pardi (53), warga Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran, Rabu (22/6/2026) malam
  • Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.34 WIB. Saksi mata, Win Fauzi (63), mengatakan api diduga berasal dari gardu listrik yang mengalami korsleting
  • Api kemudian menyambar bangunan rumah milik Pardi yang berada di sekitar gardu tersebut

SRIPOKU.COM, BATURAJA- Satu unit rumah milik Pardi (53), warga Desa Kedaton, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR), Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran, Rabu (22/6/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.34 WIB. Saksi mata, Win Fauzi (63), mengatakan api diduga berasal dari gardu listrik yang mengalami korsleting.

Api kemudian menyambar bangunan rumah milik Pardi yang berada di sekitar gardu tersebut.

Rumah panggung berbahan kayu itu dengan cepat dilalap api karena materialnya mudah terbakar.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Babinsa setempat bersama warga turut membantu proses pemadaman.

Sementara itu, anggota kepolisian dari Polsek Peninjauan langsung mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas di sekitar kejadian.

Kebakaran ini sempat membuat warga sekitar panik. Mereka khawatir api akan merambat ke rumah lain, mengingat sebagian besar bangunan di kawasan tersebut berbahan kayu.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Petugas damkar bersama warga berupaya melokalisir api agar tidak menyebar.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.45 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved