Berita OKU

Harga Ikan Gabus Giling di Baturaja Tembus Rp90 Ribu per Kilogram Jelang Idul Adha

Saat ini, ikan gabus giling kualitas super (grade 1) menyentuh harga Rp90.000 per kilogram, naik dari harga normal sebelumnya sebesar Rp75.000 per kg

Tayang:
Penulis: Leni Juwita | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Leni Juwita
IKAN NAIK - Suasana pedagang ikan giling di Pasar Pucuk Baturaja, Senin (11/5/2026). Ikan giling gabus melonjak naik mencapai Rp 90 ribu per kilogram. 
Ringkasan Berita:
  • Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, harga ikan gabus giling melonjak naik Rp 90.000 per kg. 
  • kenaikan ini dipicu oleh tingginya harga bahan baku dari tingkat pembudidaya. Menurut pedagang, tren kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan sudah menjadi siklus tahunan.
  • Harga diprediksi harga tersebut masih akan terus melonjak hingga hari pelaksanaan kurban mendatang.

SRIPOKU.COM, BATURAJA – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, harga komoditas ikan gabus giling di pasar tradisional Kota Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mulai merangkak naik. 

Saat ini, ikan gabus giling kualitas super (grade 1) menyentuh harga Rp90.000 per kilogram, naik dari harga normal sebelumnya sebesar Rp75.000 per kilogram.

Tono, salah seorang pedagang ikan giling di Pasar Pucuk Baturaja, mengungkapkan bahwa kenaikan ini dipicu oleh tingginya harga bahan baku dari tingkat pembudidaya. 

Menurutnya, tren kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan sudah menjadi siklus tahunan.

"Kami terpaksa menaikkan harga karena modal dari pembudidaya memang sudah tinggi. Selain itu, permintaan warga untuk bahan baku pempek dan kerupuk juga mulai meningkat," ujar Tono pada Senin (11/5/2026).

Senada dengan Tono, Khoiruddin, pedagang lainnya di lokasi yang sama, memprediksi harga tersebut masih akan terus melonjak hingga hari pelaksanaan kurban mendatang.

"Hari ini sudah di angka Rp90.000 per kilogram. Kalau sudah semakin dekat lebaran, bisa sampai Rp100.000 per kilogram atau lebih, tergantung ketersediaan stok," kata Khoiruddin.

Khoiruddin menjelaskan, ikan gabus yang ia jual didatangkan langsung dari Kecamatan Peninjauan dan Kabupaten Ogan Ilir dalam kondisi hidup untuk menjaga kesegaran. 

Proses penggilingan dilakukan setiap hari mulai pukul 06.00 WIB guna memenuhi pesanan pelanggan, termasuk pengusaha pempek lokal seperti Pempek "Wong Rumah".

Meski harga melonjak, para pedagang mengaku permintaan tetap stabil mengingat ikan gabus merupakan bahan baku utama bagi warga setempat untuk menyajikan hidangan khas di hari 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved