Penemuan Mayat di Kebun Karet OKI
Titik Terang Kematian Bocah di OKI Sumsel, Ada yang Lihat Naik Motor Sendiri
Secercah titik terang di balik kematian bocah laki-laki berusia 12 tahun inisial MSA (12).
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Secercah titik terang di balik kematian bocah laki-laki berusia 12 tahun inisial MSA (12).
- Sebelum ditemukan telah tewas di area kebun karet, korban sempat dilihat warga mengendarai motor sendirian.
- Korban ditemukan dengan kondisi tubuh beberapa luka.
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Secercah titik terang di balik kematian bocah laki-laki berusia 12 tahun inisial MSA (12).
Sebelum ditemukan telah tewas di area kebun karet Desa Sungutan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Kamis (16/4/2026) pagi, ada warga yang sempat melihat keberadaannya.
Selain itu, ada pula keluarga yang kehilangan anak sehingga datang mencari tahu untuk melihat jasad korban secara langsung.
"Kemarin malam korban ini berjalan sendirian dengan motornya dari desa hendak keluar desa dengan melewati jalan trobosan (setapak) lokasi berada diantara kebun karet," ungkap Robi saat menerangkan.
Ditunggu semalaman, korban tidak kunjung pulang kerumahnya.
Baca juga: Breaking News : Bocah Laki-laki 12 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Karet Pangkalan Lampam OKI
Betapa kagetnya keluarga tiba-tiba mendapat kabar adanya penemuan jenazah anak meninggal di dalam area kebun karet.
Saat didatangi oleh pihak keluarga, ternyata benar korban merupakan anaknya yang semalaman tidak kunjung pulang.
Kondisinya sudah meninggal dengan luka ditubuhnya.
"Di sana hanya ditemukan jenazah korban, untuk motornya hilang dan termasuk handphone yang dibawa juga sudah tidak ada lagi," ujarnya.
Menurut keterangan warga yang menyaksikan penemuan jenazah, kondisi tubuh korban terdapat luka-luka.
"Benar ditemukan luka dibagian wajah dan badan korban yang kemungkinan akibat sayatan benda tajam," tutupnya.
Diketahui korban yang berasal dari Desa Sungutan tersebut berinisial MSA (12) yang berjenis kelamin laki-laki.
"Memang benar korban merupakan warga kami," ujar Gani merupakan Kepala Desa Sungutan saat dihubungi pada Kamis (16/4/2026) malam.
Mengetahui korban ditemukan meninggal dengan cara tidak wajar.
Baca juga: Update Anak 12 Tahun di Sumsel Ditemukan Tewas, Polisi Terjebak di Kawasan Susah Sinyal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/mayatkebunkaretoki.jpg)