Jalan Palembang TAA Banyuasin Macet

Ini Penyebab Macet Total di 2 Arah Palembang Gasing Banyuasin Jalan Tanjung Api-Api , 4 Jam Terjebak

Dani, mengatakan dirinya terjebak kemacetan selama kurang lebih empat jam saat hendak pulang dari wilayah Sungsang.

Penulis: Ardiansyah | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com
PERBAIKAN JALAN TAA : Proses perbaikan Jalan Tanjung Api-Api di KM 8, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menimbulkan kemacetan parah yang terjadi di dua arah, baik dari Palembang maupun dari Desa Gasing. 
Ringkasan Berita:
  • Perbaikan Jalan Tanjung Api-Api KM 8 menyebabkan kemacetan total di dua arah.
  • Warga mengeluhkan kemacetan hingga berjam-jam dan kondisi jalan yang memburuk selama pengerjaan.
  • Masyarakat meminta percepatan perbaikan agar akses utama kembali lancar dan aman dilalui.

SRIPOKU.COM, BANYUASIN – Proses perbaikan Jalan Tanjung Api-Api di KM 8, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menimbulkan kemacetan parah yang terjadi di dua arah, baik dari Palembang maupun dari Desa Gasing.

Kondisi ini sudah berlangsung sekitar sepekan sejak pengerjaan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan.

Pengerukan badan jalan yang belum diikuti percepatan perbaikan membuat arus lalu lintas tersendat total.

Sejumlah pengendara mengaku terjebak kemacetan hingga berjam-jam, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Salah satu pengguna jalan, Dani, mengatakan dirinya terjebak kemacetan selama kurang lebih empat jam saat hendak pulang dari wilayah Sungsang.

Ia juga menyoroti kondisi pengendara yang saling menyerobot jalur sehingga memperparah kemacetan.

“Sampai kesal menunggu, banyak yang saling serobot jalur,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Keluhan serupa disampaikan Farlan, warga Palembang yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk bekerja di kawasan Gasing.

Ia mengaku harus berangkat lebih pagi untuk menghindari kemacetan panjang.

Menurutnya, kondisi jalan Tanjung Api-Api memang sudah lama mengalami kerusakan parah dengan banyak lubang yang membahayakan pengendara, terutama sepeda motor.

Ia berharap perbaikan tidak dilakukan setengah-setengah dan segera diselesaikan.

“Kalau tidak diperbaiki saja sudah macet, apalagi sekarang dikeruk tapi lama diselesaikan,” katanya.

Warga dan pengguna jalan berharap pihak terkait dapat mempercepat penyelesaian pekerjaan agar kemacetan tidak terus berlarut dan akses utama menuju Sungsang kembali normal.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved