Berita OKI

Hadapi Musim Kemarau 2026, Pemkab OKI Terima Bantuan Alat Pemadam Karhutla Senilai Rp1,5 Miliar

Dalam menghadapi bahaya Karhutla di musim kemarau 2026, Pemkab OKI dibantu peralatan pemadam kabakaran dari Pemerintah pusat senilai Rp1,5 miliar.

Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
AMUNISI KARHUTLA – Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, saat menyerahkan bantuan alat pemadam kebakaran secara simbolis kepada Wakil Bupati OKI, Supriyanto, di Jakarta, Senin (6/4/2026). Bantuan senilai Rp1,5 miliar ini akan disebar ke wilayah rawan kebakaran di Ogan Komering Ilir. 

 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab OKI menerima bantuan alat pemadam kebakaran senilai Rp1,5 miliar dari Kementerian LHK untuk menghadapi kemarau panjang 2026.
  • Bantuan terdiri dari ratusan unit pompa apung, pompa punggung, selang, hingga garu api yang akan disebar ke zona rawan Karhutla.
  • Wakil Bupati OKI menekankan pentingnya respons cepat petugas dan melarang keras masyarakat membuka lahan dengan cara membakar demi mencegah kabut asap.

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memperkuat benteng pertahanan dengan menyiagakan peralatan pemadam baru. Bantuan alat pemadam senilai lebih dari Rp1,5 miliar resmi dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk memastikan "Bumi Bende Seguguk" siap menghadapi musim kering 2026 yang diprediksi akan berlangsung lebih panjang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, kepada Wakil Bupati OKI, Supriyanto, dalam agenda penandatanganan berita acara serah terima di Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2026) siang.

Peringatan Dini Musim Kering Panjang Menteri LH, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, memberikan peringatan bahwa potensi kekeringan tahun ini tidak bisa dianggap remeh.

Musim kemarau diperkirakan datang lebih awal dengan durasi yang lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya.

"Ancaman Karhutla akan jauh lebih besar. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian; sinergi antara BMKG, BNPB, dan partisipasi aktif warga di lapangan menjadi kunci utama agar langit Sumatera Selatan tetap biru tanpa kabut asap," ujar Dr. Hanif.

Total bantuan yang dialokasikan untuk Kabupaten OKI mencapai Rp1.559.986.000.

Adapun rincian ratusan unit alat pemadam kebakaran tersebut meliputi:

23 unit backpack pump (pompa punggung)

18 unit floating fire pump (pompa apung)

24 unit nozzle kuningan

90 roll selang pemadam

124 unit flapper (pemukul api)

124 unit fire rake (garu api)

Belasan unit Y-connector dan peralatan pendukung lainnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved