Berita OKI

Kalapas Kayuagung Maju Paling Depan dalam Tes Urine Massal Bersama BNNK OKI

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung OKI menggelar tes urine massal bagi jajaran pegawai dan warga binaan, Senin (6/4/2026) siang.

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Sripoku.com/nando
TES URINE – Kepala Lapas Kelas IIB Kayuagung, Chandra Syahputra Tarigan, saat mendaftar untuk menjalani tes urine yang dilakukan oleh petugas BNNK OKI, Senin (6/4/2026). Sebanyak 88 orang mengikuti tes urine massal ini dengan hasil keseluruhan dinyatakan negatif narkoba. 

Ringkasan Berita:
  • Kalapas Kayuagung mengawali tes urine massal sebagai contoh integritas bagi 45 pegawai dan 43 warga binaan.
  • BNNK OKI menyatakan 100 persen sampel urine (88 orang) menunjukkan hasil negatif narkotika.
  • Kegiatan bertujuan memperkuat program P4GN dan memastikan Lapas Kayuagung bersih dari peredaran gelap narkoba sesuai arahan pusat.

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Guna memastikan lingkungan pemasyarakatan bersih dari peredaran gelap narkotika, Lapas Kelas IIB Kayuagung menggelar tes urine massal bagi jajaran pegawai dan warga binaan, Senin (6/4/2026) siang. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI).

Kepala Lapas Kayuagung, Chandra Syahputra Tarigan, menunjukkan komitmennya dengan menjadi orang pertama yang menyerahkan sampel urine untuk diperiksa oleh petugas medis BNNK OKI.

Langkah ini kemudian diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, hingga perwakilan warga binaan.

"Saya sendiri yang mengawali sebagai bentuk contoh kepada jajaran dan warga binaan bahwa di Lapas ini tidak ada yang kebal hukum terkait narkoba. Kami memastikan Lapas Kayuagung benar-benar bersih," tegas Chandra saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

100 Persen Negatif

Kepala BNNK OKI, AKBP Irfan Arsanto, menjelaskan bahwa total terdapat 88 orang yang menjalani pemeriksaan urine kali ini, terdiri dari 45 pegawai dan 43 warga binaan.

Berdasarkan hasil uji cepat (rapid test) yang dilakukan secara transparan, seluruh sampel dinyatakan negatif dari kandungan narkotika.

"Hasil pemeriksaan terhadap 88 orang semuanya dinyatakan negatif. Tidak ada satu pun yang terindikasi mengonsumsi narkoba. Ini merupakan indikator positif bagi integritas dan keamanan di lingkungan Lapas Kayuagung," ungkap AKBP Irfan.

Deteksi Dini dan Penguatan P4GN

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini serta Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Langkah tersebut juga selaras dengan program akselerasi kementerian dalam memperkuat pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Chandra Syahputra berharap capaian positif ini dapat terus dipertahankan.

Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan rutin, baik secara berkala maupun insidental, demi menjaga ketertiban dan memastikan warga binaan menjalani masa pembinaan dengan sehat.

"Komitmen kami jelas: tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkotika di sini, baik bagi pegawai maupun warga binaan. Kami akan terus menjaga integritas ini," pungkasnya. 

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Kasus Penipuan Proyek Rumah Limas, Mantan Kadis Ketahanan Pangan Palembang Minta Dibebaskan

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved