Berita Prabumulih

Pejabat Prabumulih Resah, Oknum Mengaku Wartawan Tribun Sumsel Diduga Lakukan Pemerasan

Edison memastikan bahwa oknum tersebut bukanlah bagian dari perusahaan media Tribunsumsel.com baik wartawan maupun karyawan.

Penulis: Edison Bastari | Editor: pairat
Sripoku.com/Edison Bastari
OKNUM WARTAWAN - Identitas oknum mengatasnamakan dari media Tribunsumsel.com atau memakai gambar Tribun Sumsel di WhatsApp dan meminta sejumlah uang. 

Ringkasan Berita:
  1. Masyarakat dan pejabat di Kota Prabumulih diimbau waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai wartawan Tribunsumsel.com dan meminta uang via Wa.
  2. Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra menjadi sasaran teror oknum tersebut yang terus menghubungi dari berbagai nomor dan mengirimkan nomor rekening untuk ditransfer. 
  3. Wartawan resmi Tribun Sumsel di Prabumulih menegaskan pelaku bukan bagian dari Tribun Sumsel dan menekankan wartawan tidak dibenarkan meminta uang kepada narasumber dengan alasan apa pun.
 

 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Masyarakat Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan khususnya para pejabat hendaknya jangan percaya jika ada oknum mengatasnamakan dari media Tribun Sumsel atau Tribunsumsel.com (satu grup Sriwijaya Post dan Sripoku.com) dan memakai gambar Tribun Sumsel di WhatsApp dan meminta sejumlah uang.

Pasalnya, baru-baru ini sejumlah pejabat mengaku resah adanya oknum yang mengaku sebagai wartawan melakukan tindakan pemerasan dengan cara memaksa meminta sejumlah uang.

Tindakan yang memicu kegaduhan di kalangan Camat dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih itu diketahui dilakukan oknum itu pada Sabtu (14/2/2026).

Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra SH MSi kepada wartawan mengaku menjadi salah satu sasaran oknum tersebut.

Reki menjelaskan bahwa pelaku berulang kali menghubunginya menggunakan identitas media Tribunsumsel.com padahal bukan wartawan media tersebut.

"Awalnya dia menelepon, lalu langsung mengirim pesan singkat (WhatsApp). Modusnya meminta bantuan uang untuk biaya kematian orang tuanya," ujar Reki.

Meski tidak ditanggapi, oknum tersebut terus meneror dengan mengirimkan pesan melalui berbagai nomor telepon yang berbeda. Tak lama kemudian, pelaku juga mengirimkan nomor rekening atas nama Risky Riana untuk meminta di transfer.

Dugaan pemerasan dan meminta sejumlah uang kepada pejabat itu dilakukan dengan modus keluarga kena musibah.

Beruntung Reki mengkonfirmasi ke para wartawan terkait kebenaran apakah itu nomor wartawan Tribun Sumsel bertugas di Prabumulih dan apakah itu rombongan karyawan Tribun Sumsel.

Menanggapi pencatutan nama institusi pers tersebut, wartawan resmi Tribun Sumsel yang bertugas di Kota Prabumulih yakni Edison membantah hal itu.

Edison memastikan bahwa oknum tersebut bukanlah bagian dari perusahaan media Tribunsumsel.com baik wartawan maupun karyawan.

Edison menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan nomor WhatsApp yang digunakan pelaku dan nomor itu bukanlah nomor resmi kantor atau wartawan mereka.

"Bukan orang kantor kita itu, kalau nomor WA kita yang ini dan tidak pernah meminta duit seperti itu apa lagi memaksa seperti isi chat itu," ungkapnya.

Edison menegaskan bahwa wartawan asli tidak dibenarkan meminta-minta uang kepada narasumber dengan dalih apa pun.

"Untuk Kawan-kawan sejawat dan pejabat publik waspada terhadap oknum yang menjual nama media Tribunsumsel untuk kepentingan pribadinya. Jika ada yang mengatasnamakan bisa dikonfirmasi langsung ke saya," katanya.(eds)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved