Berita OKU Selatan
Hujan Deras Picu Longsor di Sungai Are OKU Selatan, Akses Jalan Desa Terancam Putus
Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah titik strategis di Kecamatan Sungai Are
Penulis: Choirul Rahman | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Longsor terjadi di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Selasa (3/2/2026).
- Longsor disebabkan karena curah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah OKU Selatan.
- Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD OKU Selatan, longsor melanda dua jalur utama.
SRIPOKU.COM, MUARADUA – Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya tanah longsor di sejumlah titik strategis di Kecamatan Sungai Are, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Selasa (3/2/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.20 WIB ini mengakibatkan akses transportasi antardesa terhambat dan mengancam badan jalan provinsi.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD OKU Selatan, longsor melanda dua jalur utama.
Titik pertama berada di jalan provinsi penghubung Desa Sadau Jaya dan Desa Ujan Mas, sementara titik kedua terletak di jalan kabupaten menuju Desa Pulau Kemuning.
Peristiwa longsor sendiri terjadi sekitar pukul 16.20 WIB di hari yang sama, setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dan menyebabkan material tanah menutup badan jalan.
Di lokasi pertama, longsor terjadi pada satu titik dengan kondisi tanah di bawah badan jalan mengalami amblas. Situasi ini dinilai berpotensi menyebabkan jalan terputus apabila tidak segera ditangani.
Sementara di lokasi kedua, tercatat tiga titik longsor yang mengakibatkan ruas jalan kabupaten menuju Desa Pulau Kemuning tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di kedua ruas jalan terganggu dan aktivitas masyarakat setempat turut terdampak, terutama warga yang bergantung pada jalur tersebut sebagai akses utama penghubung antar desa.
Menindaklanjuti kondisi di lapangan, BPBD OKU Selatan bersama unsur TNI, Polri, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat langsung melakukan survei lokasi dan kaji cepat.
Koordinasi lintas sektor juga dilakukan untuk menentukan langkah penanganan lanjutan, khususnya terkait pengamanan jalur dan pemulihan akses jalan.
Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas curah hujan yang masih cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.
“Dengan kondisi cuaca seperti saat ini, kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalan yang rawan longsor. Apabila hujan lebat, sebaiknya menunda perjalanan demi keselamatan bersama,” ujar Bupati, Rabu (4/2/2026).
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan berupaya melakukan langkah-langkah penanganan darurat agar akses jalan dapat kembali difungsikan serta aktivitas masyarakat berjalan normal.
| Pemkab OKU Selatan Gerak Cepat Tangani Dampak Longsor, Akses Warga Jadi Prioritas Utama |
|
|---|
| Si Wanita Rambut Panjang Dibikin Pasrah, Polres OKU Selatan Gerebek Dua Lokasi dalam Semalam |
|
|---|
| Balita Hanyut di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia, Pencarian Berlangsung Kurang dari 24 Jam |
|
|---|
| Terpeleset Saat Bermain, Balita 2 Tahun di Muaradua Hilang Terseret Arus Komering |
|
|---|
| Pria Brewokan Asal Pulau Jawa Ini Jadi 'Penguasa' Narkoba di OKU Selatan, Pasrah Dikepung Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/longsor-OKUS-32.jpg)