Banjir di OKU Timur

Komisi II DPRD OKU Timur Desak Normalisasi Sungai dan Pemulihan Infrastruktur

Komisi II DPRD OKU Timur, mendesak normalisasi sungai untuk mencegah banjir terulang kembali di Kabupaten OKU Timur

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Choirul OKUT
TINJAU BANJIR - Komisi II DPRD OKU Timur meninjau langsung sejumlah kecamatan terdampak banjir untuk memastikan kondisi kesehatan warga serta memetakan kerusakan infrastruktur dan sektor pertanian, Senin (12/1/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah pengawasan dan percepatan penanganan dampak banjir pascaterjangan di berbagai wilayah. 

Ringkasan Berita:
  • Komisi II DPRD OKU Timur melakukan peninjauan ke beberapa kecamatan terdampak banjir guna memastikan kesehatan masyarakat dan mendata kerusakan sektor pertanian, perikanan, peternakan, serta infrastruktur.
  • Infrastruktur jalan, jalan usaha tani, dan kondisi sungai menjadi perhatian utama, termasuk rencana koordinasi dengan Pemprov Sumsel untuk penanganan aset milik provinsi.
  • Hingga kini belum ditemukan wabah penyakit pascabanjir, dan pelayanan kesehatan gratis 
 

 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA -  Komisi II DPRD OKU Timur, mendesak normalisasi sungai untuk mencegah banjir terulang kembali di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan (Sumsel). 

“Kondisi sungai juga menjadi perhatian kita, agar dapat segera dilakukan perbaikan dan normalisasi,” Ketua Komisi II DPRD OKU Timur, Andi Syaiban Hidayat saat meninjau banjir di sejumlah daerah di OKU Timur, Senin (12/1/2026). 

Pemetaan kerusakan infrastruktur serta pemastian kondisi kesehatan masyarakat pascabanjir menjadi fokus utama peninjauan lapangan yang dilakukan Komisi II DPRD OKU Timur ke sejumlah kecamatan terdampak.

Langkah ini diambil untuk mendata secara menyeluruh dampak kerusakan pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, hingga akses jalan desa guna mempercepat proses pemulihan ekonomi masyarakat di Kabupaten OKU Timur.

Baca juga: Hidup Mati Petani di OKI Ditentukan Dua Hari, Ratusan Hektar Sawah Terendam Banjir

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD OKU Timur, Andi Syaiban Hidayat, bersama anggota Muhamad Irfanjid dan dr. Veranika Santiani Fani.

Tim turun ke Kecamatan Semendawai Suku III, Belitang Mulya, dan Semendawai Timur guna melihat secara langsung dampak banjir terhadap permukiman warga dan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Nardianto dan Dwi Seva Prastio, melakukan peninjauan terpisah di Kecamatan Belitang III dan Belitang Jaya.

Fokus peninjauan diarahkan pada kondisi infrastruktur serta dampak banjir terhadap sektor pertanian, peternakan, dan perikanan milik warga.

Adapun anggota Komisi II Vindo Faisal Anugrah bersama Edi Kurniansah ditugaskan meninjau Kecamatan Belitang II. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pemetaan menyeluruh dampak banjir yang terjadi di Kabupaten OKU Timur.

Tidak hanya Mengandalkan Pemerintah Daerah 

Komisi II DPRD OKU Timur menegaskan bahwa penanganan dampak banjir tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sangat dibutuhkan, mengingat luasnya wilayah terdampak serta besarnya kerusakan yang ditimbulkan.

“Contohnya jika ada jalan atau jembatan rusak yang notabanenya milik provinsi, maka akan kita koordinasikan dengan Pemprov Sumsel,” jelas Andi.

Dari sisi kesehatan, Komisi II memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan laporan adanya wabah penyakit pascabanjir.

Meski demikian, langkah antisipasi tetap dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved