Berita Lahat
Kondisi Memprihatinkan Jembatan Gantung Desa Gunung Karto Lahat, Hanya Beralaskan Bambu
Jembatan yang menjadi akses vital warga, khususnya anak-anak sekolah, hanya beralaskan dua batang bambu dengan penguat berupa kawat.
Ringkasan Berita:
- Kondisi memprihatinkan terlihat pada jembatan gantung di Desa Gunung Karto, Kecamatan Tanjung Sakti PUMI, Kabupaten Lahat
- Jembatan yang menjadi akses vital warga, khususnya anak-anak sekolah, hanya beralaskan dua batang bambu dengan penguat berupa kawat
- Saat musim hujan dan angin kencang, jembatan tersebut kerap berayun dan licin. Di bawahnya mengalir sungai dengan arus deras, sehingga sangat membahayakan keselamatan warga
SRIPOKU.COM, LAHAT- Kondisi memprihatinkan terlihat pada jembatan gantung di Desa Gunung Karto, Kecamatan Tanjung Sakti PUMI, Kabupaten Lahat.
Jembatan yang menjadi akses vital warga, khususnya anak-anak sekolah, hanya beralaskan dua batang bambu dengan penguat berupa kawat.
Saat musim hujan dan angin kencang, jembatan tersebut kerap berayun dan licin. Di bawahnya mengalir sungai dengan arus deras, sehingga sangat membahayakan keselamatan warga.
Meski berisiko, warga tetap nekat melintas karena tidak memiliki jalur alternatif lain.
Kepala Desa Gunung Karto, Sirianto, mengakui bahwa jembatan gantung tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung warga untuk aktivitas pendidikan dan perekonomian.
“Jembatan ini sangat vital bagi warga kami. Anak-anak sekolah setiap hari melintasinya, begitu juga masyarakat yang ke kebun. Selama ini kami hanya menggunakan jembatan darurat dari bambu, yang tentu sangat berisiko,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Sirianto berharap Pemerintah Kabupaten Lahat dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan gantung permanen demi keselamatan masyarakat.
“Alhamdulillah jembatan ini sudah dikunjungi langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi. Semoga pembangunannya segera direalisasikan,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan dirinya telah meninjau langsung kondisi jembatan dan menilai kondisinya sudah sangat membahayakan pengguna.
“Jembatan seperti ini sangat penting, terutama bagi anak-anak sekolah. Kondisinya sudah membahayakan keselamatan dan harus segera dibangun,” katanya.
Ia menambahkan bahwa percepatan pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat.
“Pembangunan jembatan ini juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia agar akses dasar masyarakat segera dibenahi. Insyaallah akan kita bangun secepat-cepatnya,” tegasnya.
| Kejari Lahat Berhasil Kembalikan Rp1,6 Miliar Keuangan Negara dari Temuan BPK di Dinas PUPR |
|
|---|
| Zubaidi Warga Merapi Timur Lahat Hilang Terseret Arus Sungai Lematang Saat Mencuci Motor |
|
|---|
| Ratusan Warga Lahat Antusias Daftar Khitanan Massal dan Operasi Katarak Gratis |
|
|---|
| Sembunyikan Sabu dan Ganja di Kamar, Warga Pagar Dewa Lahat Diringkus Tim Macan Satresnarkoba |
|
|---|
| Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Lahat, Air Setinggi Pinggang Orang Dewasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/JEMBATAN-GANTUNG-BAMBU-LAHAT.jpg)