Warga Pesisir Sungai Komering Diminta Waspada, Peristiwa 10 Desember Bisa Jadi Warning

BPBD OKU Timur mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Komering waspada karena curah hujan sedang tinggi.

Penulis: Choirul Rahman | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Choirul OKUT
TINGKATKAN KEWASPADAAN - Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Timur, Budi Widiyanto, meminta masyarakat pesisir Sungai Komering tingkatkan kewaspadaan. Jelang berakhirnya tahun 2025, curah hujan meningkat signnifikan. 

Ringkasan Berita:
  • BPBD OKU Timur mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Komering untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.
  • Langkah ini menyusul tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
  • Sejumlah wilayah di OKU Timur juga masuk kategori rawan banjir.

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Komering untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.

Langkah ini menyusul tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Timur, Budi Widiyanto, mengatakan potensi bencana ini sudah terlihat dari peristiwa banjir yang terjadi pada Rabu malam, 10 Desember 2025. 

Banjir tersebut menerjang lima desa, yakni Desa Burnai Mulya, Karang Mulya, Karang Menjangan, Mulya Jaya, serta Desa Nirwana (Dusun 4, 5, dan 6).

Baca juga: Kronologi Tiga Pelajar yang Lagi Mancing Terjebak Banjir di Pulau Kecil Sungai Kelingi Lubuklinggau

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. 

Namun sebanyak 23 rumah di Desa Burnai Mulya dan Karang Mulya terendam.

"Ada pula enam kepala keluarga harus mengungsi ke tempat aman," katanya, Kamis (25/12/2025).

Akses jalan kabupaten di Desa Mulya Jaya juga sempat terputus sehingga aktivitas warga lumpuh total. 

Selain itu, sekitar 80 hektare sawah padi terancam gagal panen.

"Saat ini BPBD terus memantau kenaikan debit Sungai Komering. Warga diminta segera mengungsi jika air sungai mulai naik," bebernya. 

Menurut Budi, bencana alam bisa terjadi kapan saja sehingga masyarakat diminta terus waspada.

Daerah Rawan Bencana Alam di OKU Timur

Sejumlah wilayah di OKU Timur juga masuk kategori rawan banjir, yakni : 

  • Bunga Mayang,
  • Martapura,
  • BP Bangsa Raja,
  • Madang Suku I,
  • Madang Suku II,
  • Cempaka,
  • Semendawai Suku III,
  • Semendawai Barat, dan
  • Belitang.

Untuk bencana longsor, kejadiannya relatif jarang karena OKU Timur bukan wilayah perbukitan. 

Namun potensi tetap ada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved