Jembatan Lalan Roboh Ditabrak Tongkang
Dana Perbaikan Tak Terkumpul, Akses Sungai Lalan Terancam Ditutup Awal 2026
-Pemerintah Provinsi SPemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:Akses Sungai Lalan Terancam Ditutup Awal 2026Jika Dana Perbaikan Jembatan Tak TerkumpulPembangunan Jembatan P6 Lalan tetap dilanjutkan sesuai rencana yang telah berjalan.Proses pengumpulan dana dilaksanakan sesuai komitmen bersama antara perusahaan penubruk dan pengguna alur Sungai Lalan.
SRIPOKU.COM, SEKAYU--Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) berkomitmen tegas untuk menuntaskan pembangunan kembali Jembatan P6 di Kecamatan Lalan pasca ambruk ditabrak tongkang pembawa batu bara tahun lalu.
Pada rapat yang dilaksanakan di Hotel Santika Premiere Palembang, Kamis (23/10/2025) Pemprov Sumsel dan Pemkab Muba bakal menutup jalur pelayaran 1 Januari 2026 jika dana perbaikan belum juga terkumpul.
Sekda Muba Dr H Apriyadi MSi yang memandu jalannya rapat menyebutkan bahwa Pemkab Muba akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar tidak terjadi keterlambatan maupun penyimpangan.
"Kami tidak ingin ada penundaan lagi. Semua pihak sudah sepakat, dan kami akan melakukan pengawasan rutin. Pemerintah daerah akan hadir mengawal agar pembangunan berjalan tepat waktu, transparan, dan sesuai target," ujar Apriyadi.
Pembangunan Jembatan P6 Lalan tetap dilanjutkan sesuai rencana yang telah berjalan.
Proses pengumpulan dana dilaksanakan sesuai komitmen bersama antara perusahaan penubruk dan pengguna alur Sungai Lalan.
"Jika hingga 31 Desember 2025 dana belum terkumpul 100 persen, maka mulai 1 Januari 2026 alur pelayaran Sungai Lalan akan ditutup sementara. Lalu poses hukum akan ditempuh apabila pihak perusahaan penubruk atau pengguna alur tidak melaksanakan kesepakatan, rekening pengumpulan dana akan diawasi Pemprov Sumsel dan Pemkab Muba,"jelasnya.
Saat ini, proyek revitalisasi Jembatan P6 Lalan tengah dikerjakan oleh KSO PT Ciawenindo Mitra Perkasa – PT Pakuhaji Naga Perkasa dengan konsultan PT D’Konsindo.
Masa kontrak berakhir pada 31 Desember 2025 dengan progres fisik mencapai 36–38 persen.
Skema pendanaan ditetapkan dengan pembagian: 50 persen dari PT APAU dan PT AMT, serta 50 persen dari 35 perusahaan anggota AP6L.
Gubernur Sumsel H Herman Deru menegaskan, semua pihak harus menepati komitmen yang telah disepakati.
Ia menilai, kerusakan jembatan itu tidak hanya menimbulkan kerugian infrastruktur, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat sekitar.
"Sehari setelah kejadian saya langsung ke lokasi. Saya melihat sendiri bagaimana ekonomi warga terhenti, sekolah terganggu, dan mobilitas masyarakat lumpuh. Karena itu, kesepakatan hari ini bukan sekadar administratif, tapi harus benar-benar dijalankan,"tegas Deru.
Bupati Muba H M Toha Tohet mengatakan keputusan bersama tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Lalan yang selama ini menanti kepastian pembangunan.
"Alhamdulillah, hari ini kita sudah sampai pada titik terang. Ini bukti nyata bahwa pemerintah dan seluruh pihak punya komitmen yang sama. Kami di Muba akan terus mendukung penuh dan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana,” ujar Toha.
Pemkab Muba akan berkoordinasi intensif dengan Pemprov Sumsel untuk memastikan laporan progres dilakukan harian dan semua pihak menjalankan tanggung jawabnya secara transparan.
"Kita berharap pembangunan jembatan ini dapat segera selesai dan kembali menggerakkan roda perekonomian masyarakat Lalan,"harapnya.
| Jalur Sungai Jembatan Lalan Resmi Ditutup Bagi Kapal Batubara Per 1 Januari 2026 |
|
|---|
| Proses Ganti Rugi Jembatan P6 Lalan Dideadline Hingga 21 November 2025 |
|
|---|
| 13 Perusahaan Bayar Dana Talangan Rp 300 Juta, Jembatan P6 Lalan Mulai Dibangun 2025 |
|
|---|
| Perbaikan Jembatan Lalan Muba Telan Anggaran Rp 100 M, Perusahaan Perkebunan Diminta Turut Andil |
|
|---|
| Lalu Lintas di Bawah Jembatan P.6 Sungai Lalan Akan Tetap Dibuka Siang Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/akses-lalan-ditutup.jpg)