Berita Lahat

Nasib Ribuan Honorer di Lahat 2.871 Diusulkan jadi PPPK Paruh Waktu

Harapan ribuan tenaga honorer di Kabupaten Lahat untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Edhi Amin
BERI KETERANGAN - Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Aparatur BKPSDM Lahat, Anton Akbar SE MM, Senin (22/9/2025). Ia menjelaskan ribuan honorer diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu. 

SRIPOKU.COM, LAHAT – Harapan ribuan tenaga honorer di Kabupaten Lahat untuk diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai menemukan titik terang, meskipun dengan status yang berbeda.

Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengusulkan 2.871 honorer untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Namun, jumlah ini menimbulkan pertanyaan. Ada dugaan bahwa angka tersebut belum mencakup seluruh honorer di Lahat.

Beberapa honorer dilaporkan tidak terdata, kemungkinan karena ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih merekrut honorer setelah surat penghapusan honorer dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) diterbitkan pada tahun 2023.

Kepala BKPSDM Lahat, H. Marliansyah, melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Aparatur, Anton Akbar, membenarkan bahwa data yang diusulkan adalah 2.871 honorer.

"Saat ini kita belum tahu berapa jumlah yang lulusnya. Karena untuk masa pengumpulan administrasi saja belum selesai," jelas Anton pada Senin (22/9/2025).

Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya honorer yang tidak terakomodir, Anton mengakui pihaknya tidak tahu pasti.

Ia menegaskan bahwa 2.871 adalah data terakhir yang diterima dan diusulkan.

"Jika ada honorer yang tidak terakomodir dari jumlah itu, artinya tidak dapat diusulkan jadi PPPK Paruh Waktu," tegasnya.

Situasi ini membuat masa depan honorer yang tidak terdata menjadi tidak jelas. Sementara itu, Anton menambahkan bahwa untuk tahun 2026, belum ada kepastian mengenai perekrutan ASN jalur PPPK.

"Belum tahu ada atau tidak perekrutan PPPK tahun 2026 nanti. Kita tunggu dahulu informasi lebih lanjut dari BKN," pungkasnya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved