Berita Lubuklinggau

Balap Liar di Lubuklinggau Bikin Resah Pengendara, Hampir Tutupi Jalan

Peristiwa balap liar ini terjadi pada Minggu 7 September 2025 dinihari.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Odi Aria
Dokumen Warga
BALAP LIAR LUBUKLINGGAU - Tangkapan layar pengendara melintas ditengah balap liar di Jalan Lintas Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau Sumsel, Minggu (7/9/2025) dinihari. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Balap liar di Jalan Lintas Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau Sumsel dikeluhkan pengendara dan masyarakat sekitar.

Peristiwa balap liar ini terjadi pada Minggu 7 September 2025 dinihari.

Dalam unggahan Facebook netizen memperlihatkan, kiri-kanan jalan nyaris tertutup oleh ramainya oramg yang menyaksikan aksi balap liar.

Dalam video berdurasi 15 detik yang diunggah pengendara itu memperlihatkan pengendara melintas terpaksa harus pelan-pelan.

Pengendara itu meminta agar Polisi menindak tegas para pelaku, karena pengendara susah melintas dan terpaksa harus pelan-pelan.

"Tolonglah pak Polisi jalan macet di Megang ini," kata pengendara yang merekam peristiwa itu dalam postingan Facebook Info Kriminal Linggau," Minggu (7/9/2025).

Sementara hasil penelusuran dilapangan aksi balap liar diwiliyah Megang terjadi setiap malam Minggu dan warga setempat mengaku resah.

"Tiap malam mereka itu balap liar, kita warga disini sudah sangat resah," ungkap Rina warga Nangka Lintas.

Ibu rumah tangga ini mengaku sangat  terganggu dengan adanya aksi balap liar,  suara bising dari knalpot brong membuat mereka kadang terkejut.

"Tidur kami terganggu sekali suara bising knalpot berong itu, kami minta Polisi tindak tegas," ujarnya.

Sementara sebelumnya, Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Samapta AKP Fauzan, mengapresiasi peran serta masyarakat yang sigap memberikan informasi dan membantu pihak kepolisian dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggalnya.

“Aksi balap liar bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain," katanya belum lama ini.

Dia mengaku, Polisi akan terus meningkatkan patroli, terutama di titik-titik rawan balapan, guna mencegah terjadinya kembali aktivitas serupa.

Namun,  para pelaku balap liar biasanya beraksi pada malam hingga dini hari, dan cenderung berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pantauan petugas.

Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi sangat krusial agar tindakan preventif dapat segera dilakukan.

Selain pembubaran, Polisi juga memberikan imbauan kepada warga sekitar untuk tetap waspada dan tidak segan melapor.

"Bila merasa terganggu atau melihat adanya gelagat mencurigakan atau kegiatan ilegal yang mengganggu keamanan," ujarnya. 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved