Sumatra Blackout

PLN dan Polisi Selidiki Penyebab Blackout Massal di Pulau Sumatra, Sempat Ada Dugaan Sabotase

PLN dan Polri menyelidiki penyebab pemadaman listrik massal (blackout) di sejumlah provinsi Pulau Sumatra.

Tayang:
Editor: Refly Permana
Handout
LISTRIK SUMATRA BLACKOUT- Petugas PLN melakukan briefing persiapan di GITET Bungo, Kabupaten Muara Bungo, Jambi sebelum melanjutkan pemulihan kelistrikan pascagangguan yang terjadi menyebabakan Sumatra Blackout, Sabtu (23/5/2026). Hingga Senin (24/5/2026), PLN bersama polisi masih melakukan investigasi atas peristiwa tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Investigasi awal di Muara Jambi belum menemukan bukti sabotase atau kesengajaan manusia.
  • Dugaan semara karena gangguan akibat cuaca buruk pada sistem transmisi 275 kV Muaro Bungo–Sungai Rumbai.
  • Pemadaman berdampak luas di Palembang, Musi Banyuasin, hingga Pekanbaru.

 

SRIPOKU.COM - Sejumlah provinsi di Pulau Sumatra mengalami pemadaman listrik secara massal, atau yang dikenal dengan istilah blackout, pada Jumat (22/5/2026) malam.

Peristiwa yang sangat jarang terjadi ini ternyata terus diselidiki oleh PLN bersama aparat kepolisian.

Dittipidter Bareskrim Polri telah menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab blackout di sejumlah wilayah Sumatera.

Dari pemeriksaan awal di titik putus sambungan Sutet 175-176 di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, belum ditemukan indikasi adanya unsur sabotase atau kesengajaan manusia.

PLN juga menyampaikan indikasi awal gangguan dipicu cuaca buruk yang memengaruhi sistem transmisi 275 kV Muaro Bungo–Sungai Rumbai hingga menyebabkan gangguan berantai pada sistem kelistrikan Sumatera.

Langkah cepat aparat kepolisian bersama PLN diapresiasi oleh Ketua Umum PLN Watch, KRT Tohom Purba.

Menurutnya, blackout dalam skala besar memang dapat menimbulkan efek domino pada jaringan transmisi dan pembangkit listrik, terutama jika gangguan terjadi di jalur utama interkoneksi sistem.

Tohom menilai kemampuan PLN memulihkan jutaan pelanggan dalam waktu relatif cepat menunjukkan kesiapan personel dan infrastruktur kelistrikan nasional semakin meningkat.

“Dalam sistem sebesar Sumatera, gangguan transmisi bisa menciptakan ketidakseimbangan beban yang sangat kompleks. Namun kita melihat PLN mampu bergerak cepat melakukan recovery bertahap. Ini menunjukkan kapasitas engineering dan mitigasi PLN semakin baik,” katanya.

Ia juga menilai insiden blackout harus menjadi momentum untuk mempercepat modernisasi jaringan listrik nasional, termasuk penguatan transmisi backbone 500 kV dan 275 kV sesuai arahan pemerintah.

Baca juga: Listrik di Sumatera Sempat Alami Blackout, Dirut PLN Minta Maaf ke Masyarakat

Kota Pempek Gelap Gulita

Kondisi blackout ini sempat dirasakan masyarakat Kota Palembang, Sumatra Selatan.

Dari penelusuran wartawan Sripoku.com di hari Jumat silam, kawasan Seberang Ulu dan Kecamatan Gandus sempat mengalami pemadaman listrik.

Beberapa kecamatan seperti Kalidoni, Sematang Borang, Plaju, Kertapati, Ilir Barat, hingga Semarang Borang juga berdampak. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan aliran listrik dilaporkan sudah kembali menyala secara bertahap.

Satu Kabupaten Blackout

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dikabarkan blackout total sejak pukul 18.00 WIB.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved