Ramadan 2026

Doa Puasa Ramadan Hari Ke-27 : Harapan Meraih Lailatul Qadar

Simak doa puasa Ramadan hari ke-27: teks Arab, Latin, & arti. Harapan meraih Lailatul qadar.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI DOA PUASA - Simak doa puasa Ramadan hari ke-27 lengkap: teks Arab, Latin, & arti. Harapan meraih Lailatul Qadar. 
Ringkasan Berita:
  • Malam ke-27 Ramadan diyakini sebagai salah satu malam ganjil yang berpeluang besar menjadi Lailatul Qadar, malam penuh keberkahan yang lebih baik dari seribu bulan
  • Doa khusus hari ini mencakup permohonan empat hal: keutamaan Lailatul Qadar, kemudahan dalam urusan, penerimaan maaf, dan penghapusan dosa
  • Untuk memaksimalkan ibadah, dianjurkan memperbanyak doa, iktikaf, sedekah subuh, dan membaca Al-Qur’an dengan penuh penghayatan

SRIPOKU.COM - Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, setiap detik menjadi kian berharga bagi umat Muslim yang berlomba-lomba mengejar keberkahan malam Lailatul Qadar. 

Di hari ke-27 ini, suasana spiritual biasanya semakin kental karena banyak ulama dan riwayat yang mengisyaratkan bahwa malam ganjil di akhir Ramadan, khususnya malam ke-27, memiliki peluang besar sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Berikut adalah teks doa, terjemahan, serta ulasan makna yang mendalam untuk menyertai ibadah Anda di hari ke-27 Ramadan.

Baca juga: Diprediksi Bakal Jadi Warna Tren Baju Lebaran 2026, Yellow Butter Gantikan Warna Sage Green

Teks Doa Puasa Ramadan Hari Ke-27

Berikut adalah doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon keberkahan Lailatul Qadar dan kemudahan dalam segala urusan:

Bacaan Arab :

اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ فَضْلَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَ صَيِّرْ أُمُوْرِيْ فِيْهِ مِنَ الْعُسْرِ إِلَى الْيُسْرِ وَ اقْبَلْ مَعَاذِيْرِيْ وَ حُطَّ عَنِّيَ الذَّنْبَ وَ الْوِزْرَ يَا رَؤُوْفًا بِعِبَادِهِ الصَّالِحِيْنِ

Bacaan Latin :

Allâhummarzuqnî fîhi fadhla laylatil qadri wa shayyir umûrî fîhi minal ‘usri ilal yusri waqbal ma’âdzîrî wa huththa ‘anniyadz dzanba wal wizra yâ ra’ûfan bi’ibâdihish shâlihîn.

Terjemahan :

"Ya Allah, berkahilah aku di bulan ini dengan pahala Lailatul Qadar. Ubahlah urusanku di dalamnya dari kesulitan menjadi kemudahan. Terimalah permohonan maafku dan hapuskanlah dosa serta kesalahanku. Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya yang saleh."

Makna Mendalam di Balik Doa Hari Ke-27

Doa di atas mengandung empat pilar permohonan utama yang sangat dibutuhkan oleh seorang hamba menjelang berakhirnya bulan suci:

1. Memohon Keutamaan Lailatul Qadar

Permohonan pertama adalah tentang Fadhla Laylatil Qadr. Kita menyadari bahwa tanpa taufik dan izin Allah, kita tidak akan bisa meraih kemuliaan malam tersebut. Doa ini adalah bentuk kerendahan hati bahwa ibadah kita mungkin belum sempurna, namun kita mengharap kemurahan Allah untuk tetap memberikan pahala malam kemuliaan tersebut kepada kita.

2. Transformasi Kesulitan Menjadi Kemudahan

Kalimat "Shayyir umûrî fîhi minal ‘usri ilal yusri" adalah permohonan agar Allah mengubah nasib dan urusan kita. Ramadan adalah momentum perubahan. Kita memohon agar segala hambatan hidup, baik urusan duniawi maupun ukhrawi, dilapangkan oleh Allah SWT.

3. Penerimaan Uzur (Maaf)

Manusia adalah tempatnya khilaf. Di hari-hari terakhir ini, kita meminta agar Allah menerima segala alasan dan permohonan maaf kita atas ibadah yang tidak maksimal atau kewajiban yang terabaikan selama sebulan penuh.

4. Pengguguran Dosa dan Beban

Al-Wizra bermakna beban dosa yang memberatkan pundak. Dengan sisa hari yang tinggal sedikit, doa ini menjadi sarana kita untuk "mencuci bersih" diri agar saat Idulfitri tiba, kita benar-benar kembali ke fitrah dalam keadaan suci.

Amalan Penunjang di Malam Ke-27

Selain membaca doa di atas, berikut adalah beberapa amalan yang sangat dianjurkan untuk memaksimalkan hari ke-27:

Memperbanyak Doa Sapu Jagat: Memohon kebaikan dunia dan akhirat.

  • Iktikaf: Berdiam diri di masjid dengan niat ibadah, menjauhkan diri dari hiruk-pikuk dunia.
  • Sedekah Subuh: Memberi di waktu fajar sebagai bentuk syukur atas kesempatan berpuasa hingga hari ke-27.
  • Membaca Al-Qur'an: Khususnya merenungi ayat-ayat tentang ampunan.

Semoga di hari ke-27 Ramadan ini, Allah SWT mengabulkan doa-doa kita dan menetapkan kita sebagai golongan orang-orang yang meraih kemenangan sejati. Amin ya Rabbal 'Alamin.***

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved