Ramadan 2026

Doa Puasa Ramadan Hari Ke-14 : Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya

Simak doa puasa Ramadan hari ke-14 lengkap teks Arab, Latin & artinya. Mohon ampunan atas segala khilaf dan perlindungan dari marabahaya.

Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI DOA RAMADAN - Simak doa puasa Ramadan hari ke-14 lengkap teks Arab, Latin & artinya. Mohon ampunan atas segala khilaf dan perlindungan dari marabahaya di bulan suci. 
Ringkasan Berita:
  • Doa puasa Ramadan hari ke-14 berisi permohonan agar Allah tidak menghukum atas kesalahan kecil, menghapus dosa dan kekhilafan, serta melindungi dari bencana
  • Esensinya menekankan kerendahan hati seorang hamba yang menyadari keterbatasan diri di pertengahan bulan suci
  • Dengan menghayati doa ini, umat Muslim berharap ibadah puasa semakin berkualitas hingga akhir Ramadan

SRIPOKU.COM - Ramadan adalah momentum emas untuk memanjatkan doa-doa terbaik, termasuk doa hari ke-14 yang sarat akan makna kerendahan hati seorang hamba di hadapan Sang Pencipta.

Memasuki pertengahan bulan suci ini, kesadaran akan kekurangan diri sering kali muncul di tengah upaya kita menyempurnakan ibadah.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas teks Arab, Latin, beserta makna mendalam dari permohonan agar Allah menghapuskan segala kesalahan dan ketergelinciran kita selama berpuasa.

Baca juga: Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-14: Saksi Malaikat dan Pembebasan Hisab di Hari Kiamat

Teks Doa Puasa Ramadan Hari Ke-14

Berikut adalah lafal doa yang dapat diamalkan pada hari ke-14 Ramadan:

Teks Arab:

اَللَّهُمَّ لاَ تُؤَاخِذْنِيْ فِيْهِ بِالْعَثَرَاتِ وَ أَقِلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْخَطَايَا وَ الْهَفَوَاتِ وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ فِيْهِ غَرَضًا لِلْبَلاَيَا وَ الآفَاتِ بِعِزَّتِكَ يَا عِزَّ الْمُسْلِمِيْنَ

Teks Latin:

Allâhumma lâ tu’âkhidznî fîhi bil ‘atsarâti wa aqilnî fîhi minal khathâyâ wal hafawâti wa lâ taj’alnî fîhi gharadhan lilbalâyâ wal âfâti bi’izzatika yâ ‘izzal muslimîn.

Artinya:

"Ya Allah! Mohon janganlah Engkau hukum aku di bulan ini karena kesalahan-kesalahan yang aku lakukan. Hapuskanlah dosa-dosa dan kekeliruanku di bulan ini. Dan janganlah Engkau jadikan aku sebagai sasaran bencana dan malapetaka di bulan ini. Demi kemuliaan-Mu, Wahai Kemuliaan kaum Muslimin."
 
Memahami Makna dan Esensi Doa

Doa hari ke-14 ini memiliki esensi permohonan pengampunan dan perlindungan. Secara lebih mendalam, ada tiga poin utama yang terkandung di dalamnya:

  • Permohonan Maklum atas Ketergelinciran: Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Dalam doa ini, kita memohon agar Allah tidak menghisab kita berdasarkan atsarat atau ketergelinciran kecil yang seringkali tidak kita sengaja namun dapat mengurangi nilai pahala puasa.
  • Pembersihan Dosa dan Kekeliruan: Kita meminta agar Allah menghapuskan dosa (khathaya) serta kekhilafan (hafawat). Ini menunjukkan pengakuan tulus bahwa tanpa ampunan-Nya, perjuangan kita di bulan Ramadan akan terasa sia-sia.
  • Perisai dari Musibah: Selain aspek spiritual, doa ini juga menyentuh aspek keselamatan hidup. Kita memohon agar tidak dijadikan "sasaran" bagi bencana dan malapetaka, sehingga kita dapat fokus menjalankan sisa hari Ramadan dengan tenang dan khusyuk.

Menghayati doa hari ke-14 berarti menyadari bahwa kekuatan kita dalam beribadah sepenuhnya bergantung pada rahmat Allah SWT.

Dengan memohon ampunan atas kesalahan masa lalu dan perlindungan untuk hari-hari mendatang, semoga kualitas puasa kita terus meningkat hingga akhir Ramadan nanti.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved