Ramadan 2026

Keutamaan Salat Tarawih Malam Ke-13: Dibebaskan dari Segala Keburukan di Hari Kiamat

Salat Tarawih di malam ke-13 memiliki keutamaan berupa jaminan keamanan dari segala keburukan di hari kiamat, menurut kitab Durratun Nasihin.

Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KEUTAMAAN TARAWIH - Salat Tarawih di malam ke-13 memiliki keutamaan berupa jaminan keamanan dari segala keburukan di hari kiamat, menurut kitab Durratun Nasihin. 

Ringkasan Berita:
  • Salat Tarawih di malam ke-13 memiliki keutamaan berupa jaminan keamanan dari segala keburukan di hari kiamat, menurut kitab Durratun Nasihin
  • Momen ini menjadi pengingat penting agar umat Muslim tetap semangat beribadah meski sudah memasuki pertengahan Ramadan
  • Selain Tarawih, dianjurkan pula memperbanyak tadarus, zikir, doa, dan sedekah sebagai bentuk penguatan spiritual dan sosial

SRIPOKU.COM - Memasuki fase pertengahan bulan suci Ramadan, semangat umat Muslim dalam melaksanakan ibadah sunnah salat Tarawih diharapkan tetap terjaga.

Setiap malamnya, Ramadan menawarkan keberkahan dan fadhilah (keutamaan) yang berbeda-beda bagi mereka yang istiqamah menghidupkan malam-malam penuh ampunan ini.

Pada malam ke-13 Ramadan, terdapat janji kemuliaan yang luar biasa bagi kaum mukminin.

Berdasarkan kitab Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad al-Syakir al-Khubawi, keutamaan salat Tarawih pada malam ke-13 berkaitan erat dengan keamanan di hari pembalasan.

Baca juga: Doa Puasa Ramadan Hari Ke-12 : Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya

Jaminan Keamanan di Hari Kiamat

Malam ke-13 menandai awal dari fase "sepuluh hari kedua" Ramadan yang sering disebut sebagai fase maghfirah atau ampunan.

Adapun keutamaan khusus bagi yang mendirikan salat Tarawih pada malam ini adalah:

"Pada malam ke-13, orang yang melaksanakan salat Tarawih akan datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan (keburukan yang menyebabkan rasa takut)."

Janji ini menjadi kabar gembira sekaligus motivasi.

Hari kiamat digambarkan sebagai hari yang penuh kepanikan dan kegelisahan bagi umat manusia.

Namun, bagi mereka yang memuliakan malam ke-13 dengan bersujud kepada Allah SWT, mereka akan diberikan ketenangan batin dan perlindungan dari huru-hara hari akhir tersebut.

Menjaga Konsistensi Ibadah

Meski salat Tarawih bersifat sunnah, namun melaksanakannya di bulan Ramadan memiliki nilai pahala yang setara dengan ibadah wajib di bulan lainnya.

Mengingat malam ke-13 biasanya menjadi titik di mana sebagian jamaah mulai merasakan "lelah" atau saf di masjid mulai maju, pengingat akan fadhilah ini sangatlah penting.

Selain melaksanakan salat Tarawih, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak:

  • Tadarus Al-Quran: Mengingat Al-Quran turun di bulan ini.
  • Zikir dan Doa: Memohon agar ditetapkan iman hingga akhir Ramadan.
  • Sedekah: Melengkapi ibadah ritual dengan kepedulian sosial.

Semoga dengan mengetahui besarnya pahala malam ke-13 ini, kita semua diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk tetap konsisten (istiqamah) hingga fajar Idul Fitri menyapa. Amin Ya Rabbal Alamin.***

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved