Ramadan 2026
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-9 Ramadan: Pahalanya Setara Ibadah Para Nabi
Keutamaan tarawih malam ke-9 Ramadan: Pahala melimpah, setara ibadah para Nabi. Simak penjelasan hadis dan keistimewaan ibadah berjamaah di sini.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Salat Tarawih di malam ke-9 Ramadan memiliki keutamaan besar, termasuk pengampunan dosa bagi yang melaksanakannya dengan iman dan harapan pahala
- Jika dilakukan berjamaah hingga selesai bersama imam, pahalanya setara dengan salat semalam suntuk
- Khusus malam ke-9, ganjaran ibadahnya disamakan dengan ibadah para Nabi, menjadi motivasi untuk meningkatkan kekhusyukan dan semangat beribadah sepanjang Ramadan
SRIPOKU.COM - Melaksanakan salat Tarawih merupakan salah satu amalan utama yang menghidupkan malam-malam di bulan suci Ramadan.
Memasuki malam ke-9, antusiasme umat Muslim dalam beribadah diharapkan semakin meningkat seiring dengan besarnya keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT.
Salat Tarawih bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana penggugur dosa.
Baca juga: Doa Puasa Ramadan Hari Ke-8: Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa yang salat malam di bulan Ramadhan (salat tarawih) karena keimanan dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkanlah dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).
Keutamaan Berjamaah: Pahala Semalam Suntuk
Selain penggugur dosa, pahala salat Tarawih akan dilipatgandakan berkali-kali lipat jika dilakukan secara berjamaah. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk mengikuti salat bersama imam hingga selesai.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ
“Sesungguhnya seseorang jika salat tarawih bersama imam sampai salam, maka dihitung pahalanya salat satu malam suntuk.” (HR. Abu Daud no. 1375).
Spesial Malam ke-9: Seperti Ibadahnya Para Nabi
Dalam kitab Durratun Nasihin, diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib RA, bahwa Nabi SAW pernah ditanya tentang keutamaan Tarawih di setiap malam bulan Ramadan.
Beliau menjelaskan bahwa setiap malam memiliki kemuliaan yang berbeda-beda.
Khusus pada malam ke-9, keutamaan yang didapatkan oleh seorang hamba sangatlah istimewa:
| Doa Puasa Ramadan Hari Ke-28: Menjemput Keberkahan di Penghujung Ramadan |
|
|---|
| Kultum Menag Nasaruddin Umar 27 Ramadan 2026, Menyingkap Rahasia Alam Gaib dan Kecerdasan Spiritual |
|
|---|
| Kultum 26 Ramadan Menag Nasaruddin Umar, Pahami Basmalah: Spiritualitas hingga Asal-usul Semesta |
|
|---|
| Kultum 25 Ramadan 2026, Menag Nasaruddin Umar : Kekuatan Salat Tahajjud dan Keutamaan Ibadah Malam |
|
|---|
| Cara Menjemput Lailatul Qadr: Malam Lebih Mulia dari Seribu Bulan, Kultum Menag 23 Ramadan 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Keutamaan-Salat-Tarawih-Malam-ke-9.jpg)