Ramadan 2026
Doa Puasa Ramadan Hari Ke-28: Menjemput Keberkahan di Penghujung Ramadan
Maksimalkan hari ke-28 Ramadan dengan doa dan amalan sunnah. Jemput keberkahan Lailatul Qadar melalui i’tikaf dan sedekah di penghujung bulan suci.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Hari ke-28 Ramadan adalah momen penuh haru dan syukur, di mana setiap detik menjadi peluang emas untuk memperbanyak amalan dan doa
- Doa khusus hari ini menekankan permohonan agar amalan sunnah disempurnakan, hajat dikabulkan, dan jalan menuju Allah dimudahkan
- Di sepuluh malam terakhir, amalan seperti i’tikaf, sedekah, dan taubat menjadi kunci untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar dan keluar dari Ramadan sebagai pribadi yang lebih dekat dengan-Nya
SRIPOKU.COM - Memasuki hari ke-28 Ramadan, suasana spiritual biasanya bercampur antara rasa syukur karena telah menjalani sebulan penuh ibadah dan rasa haru karena bulan suci ini akan segera berlalu.
Di fase sepuluh malam terakhir ini, setiap detik menjadi sangat berharga untuk memaksimalkan amalan, terutama dalam mengejar keutamaan Lailatul Qadar.
Teks Doa Ramadan Hari Ke-28Berikut adalah doa yang dianjurkan untuk dipanjatkan pada hari ke-28 Ramadan:
Baca juga: 5 Prompt AI Gambar Ucapan Lebaran Idul Fitri 2026, Hasilnya Mewah dan Estetik untuk Media Sosial
Teks Arab:
اللَّهُمَّ وَفِّرْ حَظِّي فِيهِ مِنَ النَّوَافِلِ، وَ أَكْرِمْنِي فِيهِ بِإِحْضَارِ الْمَسَائِلِ، وَ قَرِّبْ فِيهِ وَسِيلَتِي إِلَيْكَ مِنْ بَيْنِ الْوَسَائِلِ، يَا مَنْ لَا يَشْغَلُهُ إِلْحَاحُ الْمُلِحِّينَ
Teks Latin:
Allâhumma waffir hadzhdzhi fîhi minan nawâfili, wa akrimnî fîhi bi-ihdlâril masâ'ili, wa qarrib fîhi wasîlatî ilaika min bainil wasâ'ili, yâ man lâ yasyghaluhu ilhâhul mulihhîn.
Artinya:
"Ya Allah, sempurnakanlah keberuntunganku di bulan ini dengan amalan-amalan sunnah. Muliakanlah aku di bulan ini dengan terkabulnya permintaan-permintaanku. Dekatkanlah perantaraanku kepada-Mu di antara semua perantara. Wahai Dzat yang tidak disibukkan oleh desakan orang-orang yang meminta dengan sangat."
Makna dan Kandungan Doa
Doa hari ke-28 ini menitikberatkan pada tiga permohonan utama yang sangat mendalam bagi seorang mukmin:
- Menyempurnakan Amalan Sunnah (Nawafil): Di penghujung Ramadan, fisik mungkin mulai merasa lelah. Namun, doa ini memohon agar Allah tetap memberikan kekuatan dan keberuntungan bagi kita untuk menjalankan ibadah sunnah, seperti salat Tahajud, Witir, dan tadarus Al-Qur'an.
- Terkabulnya Hajat (Masâ'il): Kita memohon kemuliaan melalui dikabulkannya doa-doa yang selama ini kita langitkan. Ini adalah momen untuk "mengetuk pintu langit" dengan segala kerendahan hati.
- Mencari Perantara Terbaik (Wasîlatî): Inti dari ibadah adalah kedekatan (taqarrub) kepada Sang Pencipta. Kita memohon agar wasilah atau jalan yang kita ambil menuju Allah adalah jalan yang paling cepat dan diridhai.
Amalan Utama di Hari-Hari Terakhir
Selain membaca doa di atas, sangat dianjurkan untuk tetap konsisten pada beberapa amalan berikut:
- I'tikaf: Menetap di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.
- Memperbanyak Sedekah: Menutup bulan suci dengan berbagi kepada sesama, termasuk menunaikan Zakat Fitrah jika belum dilakukan.
- Taubat Nasuha: Memohon ampunan atas segala kekhilafan yang dilakukan selama bulan Ramadan maupun di luar Ramadan.
Hari ke-28 adalah pengingat bahwa waktu kita di "madrasah" Ramadan tinggal sedikit lagi.
Jangan biarkan semangat mengendur. Mari kita gunakan sisa waktu ini untuk memperbanyak zikir dan doa, memohon agar kita tidak hanya keluar dari Ramadan sebagai pemenang, tetapi juga sebagai hamba yang lebih dicintai oleh-Nya.
Semoga Allah SWT menerima seluruh rangkaian ibadah kita dan mempertemukan kita kembali dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang.***
| Kultum Menag Nasaruddin Umar 27 Ramadan 2026, Menyingkap Rahasia Alam Gaib dan Kecerdasan Spiritual |
|
|---|
| Kultum 26 Ramadan Menag Nasaruddin Umar, Pahami Basmalah: Spiritualitas hingga Asal-usul Semesta |
|
|---|
| Kultum 25 Ramadan 2026, Menag Nasaruddin Umar : Kekuatan Salat Tahajjud dan Keutamaan Ibadah Malam |
|
|---|
| Cara Menjemput Lailatul Qadr: Malam Lebih Mulia dari Seribu Bulan, Kultum Menag 23 Ramadan 1447 H |
|
|---|
| Doa Puasa Ramadan Hari Ke-23: Raih Ampunan Dosa dan Ketakwaan di Malam-malam Terakhir Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Doa-Puasa-Ramadan-Hari-Ke-28.jpg)