Ramadan 2026
Doa Puasa Ramadan Hari Ketujuh: Tulisan Arab, Latin, Lengkap dengan Arti dan Maknanya
Berikut doa puasa Ramadan hari ketujuh, lengkap teks Arab, Latin hingga penjelasan maknanya agar ibadah makin mabrur.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Memasuki hari ke-7 Ramadan, umat Muslim berada di akhir fase 10 hari pertama yang penuh rahmat, sekaligus diuji dengan rasa lelah dalam menjaga konsistensi ibadah
- Doa khusus hari ke-7 berisi permohonan pertolongan Allah untuk kuat berpuasa, istiqamah shalat malam, terhindar dari kesia-siaan dan dosa, serta senantiasa berdzikir
- Doa ini menekankan pentingnya pengakuan akan kelemahan manusia, perlindungan dari perbuatan sia-sia dan pengakuan bahwa hanya Allah-lah pemberi petunjuk
SRIPOKU.COM - Memasuki hari ketujuh di bulan suci Ramadan, umat Muslim kini berada di penghujung fase sepuluh hari pertama yang penuh dengan rahmat (rahmah). Di titik ini, konsistensi ibadah mulai diuji oleh rasa lelah secara fisik.
Oleh karena itu, memanjatkan doa khusus di hari ketujuh menjadi sangat penting sebagai bentuk permohonan pertolongan kepada Allah SWT agar tetap diberikan kekuatan dalam menjalankan rangkaian ibadah, baik yang wajib maupun sunnah.
Berikut adalah teks doa puasa Ramadan hari ketujuh dalam tulisan Arab, Latin, beserta arti dan maknanya yang mendalam.
Baca juga: Bayar Zakat Online Sah atau Tidak? Ini Penjelasan MUI Hingga Baznas Soal Hukum Digitalisasi Zakat
Doa Puasa Ramadan Hari Ketujuh
Teks Arab:
اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَ قِيَامِهِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَ آثَامِهِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ بِتَوْفِيْقِكَ يَا هَادِيَ الْمُضِلِّيْنَ
Teks Latin:
Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi wa jannibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmihi warzuqnî fîhi dzikrika bidawâmihi bitaufîqika Yâ hâdiyal mudhillîn.
Artinya:
"Ya Allah, bantulah aku untuk berpuasa dan shalat malam serta jauhkan aku dari kesia-siaan dan perbuatan dosa. Anugrahi aku di dalamnya dengan dawamnya ingat pada-Mu dengan taufik-Mu wahai yang menunjuki orang tersesat."
Makna dan Kandungan Doa Hari Ke-7
Doa di atas mengandung empat poin utama yang menjadi kebutuhan setiap Muslim selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan:
1. Memohon Pertolongan dalam Beribadah (I'anah)
Kalimat A’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi merupakan pengakuan bahwa kita adalah hamba yang lemah. Tanpa pertolongan Allah, mustahil bagi kita untuk menyelesaikan puasa dengan sempurna dan melaksanakan shalat malam (Tarawih dan Tahajud) dengan istiqamah.
2. Perlindungan dari Kesia-siaan
| Doa Puasa Ramadan Hari Ke-28: Menjemput Keberkahan di Penghujung Ramadan |
|
|---|
| Kultum Menag Nasaruddin Umar 27 Ramadan 2026, Menyingkap Rahasia Alam Gaib dan Kecerdasan Spiritual |
|
|---|
| Kultum 26 Ramadan Menag Nasaruddin Umar, Pahami Basmalah: Spiritualitas hingga Asal-usul Semesta |
|
|---|
| Kultum 25 Ramadan 2026, Menag Nasaruddin Umar : Kekuatan Salat Tahajjud dan Keutamaan Ibadah Malam |
|
|---|
| Cara Menjemput Lailatul Qadr: Malam Lebih Mulia dari Seribu Bulan, Kultum Menag 23 Ramadan 1447 H |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Doa-Puasa-Ramadan-Hari-Ketujuh.jpg)