Berita Viral
Jembatan Cangar Jadi Lokasi Viral Orang Akhiri Hidup, Pria Ini Sediakan Layanan Curhat Gratis
Aksi Fandy Alfian pasang banner 'Lelaki Boleh Bercerita' di Jembatan Cangar usai pemuda 24 tahun asal Lumajang tewas bunuh diri.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Aksi kemanusiaan Fandy Alfian di Jembatan Cangar, Jawa Timur, menjadi simbol kepedulian terhadap kesehatan mental setelah tragedi bunuh diri berulang di lokasi tersebut
- Melalui pesan “Lelaki Boleh Bercerita,” ia mengajak masyarakat untuk berani berbagi cerita dan mencari bantuan daripada mengakhiri hidup
- Peristiwa ini mengingatkan pentingnya empati dan dukungan sosial agar setiap individu merasa didengar dan tidak sendirian menghadapi tekanan hidup
SRIPOKU.COM- Sebuah aksi kemanusiaan yang menyentuh hati viral di media sosial usai rentetan peristiwa kelam di Jembatan Cangar, Jawa Timur.
Seorang pria bernama Fandy Alfian (@fandyalfian96) terekam memasang banner di pagar jembatan dengan tulisan: "Ojo Bunuh Diri! Lelaki Boleh Bercerita! Layanan GRATIS!"
Aksi ini menjadi oase di tengah duka, menyusul peristiwa tragis yang menimpa seorang pemuda berinisial DPW (24) asal Lumajang yang diduga nekat mengakhiri hidupnya di lokasi tersebut.
Baca juga: IRT di Musi Rawas Ditemukan Tewas Tak Wajar di Depan Rumah, Diduga Depresi Masalah Ekonomi
Kronologi Tragedi di Jembatan Cangar
Peristiwa memilukan ini terungkap pada Kamis (23/04) pagi, saat warga dikejutkan dengan penemuan sesosok tubuh di dasar jurang bawah jembatan.
Korban DPW ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka parah akibat benturan keras.
Dikutip dari berbagai sumber, sebelum kejadian, fakta mengejutkan terungkap.
Seorang pengendara yang melintas sempat menaruh curiga melihat posisi korban yang berdiri di pinggir jembatan.
"Mas ngapain?" sapa pengendara tersebut. Namun, DPW hanya terdiam tanpa memberikan respons yang jelas.
Tak berselang lama setelah pengendara itu pergi, aksi nekat tersebut diduga langsung terjadi.
Jejak yang Ditinggalkan di Atas Jembatan
Di lokasi kejadian, polisi menemukan barang-barang pribadi milik korban yang seolah menjadi saksi bisu menit-menit terakhirnya:
- Satu unit sepeda motor yang terparkir rapi.
- Helm milik korban.
- Satu pasang sandal.
Barang-barang ini kini telah diamankan pihak kepolisian sebagai barang bukti untuk menelusuri motif di balik aksi nekat pemuda berusia 24 tahun tersebut.
Hingga kini, latar belakang psikologis maupun permasalahan yang dihadapi korban masih dalam penyelidikan mendalam.
Aksi Heroik "Lelaki Boleh Bercerita"
| Tempat Resepsi Pernikahan Banjir, Pengantin di Rawas Ulu Muratara Terpaksa Diantar Naik Perahu |
|
|---|
| Seorang Anggota TNI Pangkat Peltu Tiba-tiba Dikeroyok 3 Orang, 2 Pelaku Diamankan, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Nasib Oknum Dekan di Universitas Bengkulu Resmi Tersangka Usai Aniaya Guru Besar, Dipicu Tanya BKD |
|
|---|
| Fakta Keji Daycare Little Aresha Yogyakarta, Motif Pengasuh Ikat Kaki Bayi di Ruang Sempit Terungkap |
|
|---|
| Fakta Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja, Ada Kamar Sempit Diisi Puluhan Bayi, Korban 103 Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Pria-Siap-Layani-Curhat-Sebagai-Upaya-Cegah-Bunuh-Diri-di-Jembatan-Cangar.jpg)