Ringkasan Materi

Ringkasan Materi Peristiwa Rengasdengklok, Materi PSAJ Sejarah Kelas 12 SMA, Dilengkapi Soal HOTS

Berikut ini disajikan ringkasan materi Peristiwa Rengasdengklok untuk materi PSAJ Sejarah kelas 12 SMA beserta latihan soal berbasis HOTS.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI RINGKASAN MATERI - Ringkasan Materi Peristiwa Rengasdengklok, Materi PSAJ Sejarah Kelas 12 SMA, Dilengkapi Soal HOTS. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa Rengasdengklok terjadi akibat kekosongan kekuasaan pasca Jepang menyerah, memicu perbedaan strategi antara Golongan Muda dan Tua dalam menyikapi kemerdekaan
  • Golongan Muda menculik Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok untuk mendesak proklamasi segera tanpa campur tangan Jepang
  • Kesepakatan tercapai setelah Achmad Soebardjo menjaminkan nyawanya, sehingga proklamasi dapat dilaksanakan pada 17 Agustus 1945

SRIPOKU.COM - Berikut ini disajikan ringkasan materi Peristiwa Rengasdengklok.

Materi ini merupakan salah satu materi yang ada pada Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) untuk mata pelajaran Sejarah kelas 12 SMA Kurikulum Merdeka.

Selain ringkasan materi Peristiwa Rengasdengklok, artikel ini juga menyediakan latihan soal berbasis HOTS untuk dipelajari oleh siswa.

Baca juga: Contoh Ceramah Ramadhan Tema Kekuatan Menahan Amarah, Untuk Mengisi Buku Agenda Ramadhan 1447 H

Peristiwa Rengasdengklok

1. Latar Belakang: Vakum Kekuasaan (Vacuum of Power)

Setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945, terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Berita ini didengar oleh tokoh muda (Sutan Syahrir) melalui siaran radio luar negeri yang dilarang.

2. Konflik Antargolongan (Tua vs Muda)

Golongan Muda (Chaearul Saleh, Wikana, Sukarni): Menginginkan kemerdekaan segera diumumkan tanpa campur tangan Jepang (PPKI), agar tidak dianggap sebagai hadiah pemberian Jepang.

Golongan Tua (Soekarno, Hatta): Bersikap hati-hati, ingin membicarakan proklamasi dalam rapat PPKI untuk menghindari pertumpahan darah dengan tentara Jepang yang masih bersenjata lengkap.

3. Eksekusi Penculikan (16 Agustus 1945)

Karena kesepakatan tidak tercapai, Golongan Muda membawa Soekarno dan Hatta ke Rengasdengklok, Karawang pada pukul 03.00 WIB. Tujuannya:

  • Menjauhkan mereka dari pengaruh Jepang.
  • Mendesak agar proklamasi segera dibacakan.

4. Kesepakatan di Rengasdengklok

Achmad Soebardjo (Golongan Tua) datang menjemput dan memberi jaminan bahwa proklamasi akan dilaksanakan paling lambat tanggal 17 Agustus 1945 pukul 12.00 WIB.

Jaminan nyawa Achmad Soebardjo inilah yang membuat Golongan Muda luluh dan membawa Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta (Rumah Laksamana Maeda).

Latihan Soal HOTS

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved