7 Jurusan Kuliah yang Diprediksi 'Redup' di Tahun 2026, Ada Akuntansi Hingga Sastra dan Bahasa

Jurusan Akuntansi & Bahasa Sastra masuk daftar 'redup'. Lihat daftar lengkap 7 jurusan yang kini kalah saing dengan teknologi di 2026.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Odi Aria
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI- Jurusan Akuntansi & Bahasa Sastra masuk daftar 'redup'. Lihat daftar lengkap 7 jurusan yang kini kalah saing dengan teknologi di 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Laporan WEF 2026 menunjukkan AI menciptakan 170 juta pekerjaan baru, namun sekaligus menggantikan 92 juta peran tradisional
  • Sejumlah jurusan seperti akuntansi dasar, administrasi umum, penerjemahan bahasa, hingga pemrograman dasar mulai kehilangan relevansi karena otomatisasi
  • Untuk tetap kompetitif, mahasiswa disarankan mengembangkan keahlian digital, analisis data, serta bidang teknologi kreatif yang selaras dengan perkembangan AI

SRIPOKU.COM - Memasuki awal 2026, wajah dunia kerja berubah drastis.

Laporan terbaru dari World Economic Forum (WEF) menyebutkan bahwa meskipun AI menciptakan sekitar 170 juta pekerjaan baru, ada lebih dari 92 juta peran yang akan tergeser oleh otomatisasi.

Jika Anda atau anak Anda berencana kuliah tahun ini, waspadalah. Memilih jurusan yang hanya mengandalkan hafalan atau tugas administratif manual bisa jadi bumerang bagi masa depan karier.

Baca juga: Contoh Format Laporan Ibadah Ramadhan 1447 H, Buku Agenda Ramadhan Kurikulum Deep Learning

Berikut adalah 7 jurusan yang mulai kehilangan relevansi di tahun 2026 dan bagaimana Anda harus meresponsnya.

1. Akuntansi (Tingkat Dasar)

Dahulu dianggap sebagai "jurusan aman", kini akuntansi konvensional berada di titik kritis. Berdasarkan laporan Academia Magazine (2026), software audit berbasis AI kini mampu menyelesaikan laporan keuangan dan kalkulasi pajak dalam hitungan detik dengan tingkat akurasi 99 persen.

Status: Tidak relevan jika hanya fokus pada pembukuan manual.

Peluang: Beralihlah ke Analisis Data Keuangan atau spesialisasi Pajak Digital.

2. Administrasi Bisnis Umum

Laporan dari The Burning Glass Institute menunjukkan adanya oversupply lulusan administrasi bisnis yang tidak memiliki keahlian teknis spesifik. Perusahaan di tahun 2026 lebih mencari kandidat yang memahami workflow automation.

Status: Terlalu umum dan mudah digantikan oleh asisten virtual AI.

Peluang: Ambil konsentrasi pada Supply Chain Management atau Manajemen Strategis Berbasis Data.

3. Sastra dan Bahasa (Hanya Penerjemahan)

AI bahasa (Large Language Models) kini sudah mencapai tahap penerjemahan instan dengan nuansa lokal yang sangat halus. Jurusan yang hanya fokus pada kemampuan bahasa teknis mulai kehilangan pasar kerja.

Status: Permintaan penerjemah teknis menurun drastis.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved