Perangkat Pembelajaran

Modul Ajar Deep Learning Kurikulum Berbasis Cinta Al Quran Hadits Kelas 1 MI Semester 2

Berikut Modul Ajar Deep Learning Kurikulum Berbasis Cinta Al Quran Hadits Kelas 1 MI Semester 2.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI/Ilustrasi AI
ILUSTRASI PERANGKAT PEMBELAJARAN : Modul Ajar Deep Learning Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Al Quran Hadits Kelas 1 MI Semester 2.(Ilustrasi AI) 
Ringkasan Berita:
  • Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah Ibtidaiyah hadir sebagai pendekatan baru yang menekankan pembelajaran dari hati ke hati. 
 
  • Proses belajar Al-Qur’an Hadits tidak lagi sebatas pencapaian kognitif, melainkan perjalanan spiritual untuk menumbuhkan cinta kepada Allah dan Rasulullah. 
 
  • Dengan sentuhan kasih sayang, KBC membentuk karakter santri kecil yang beradab, berakhlak mulia, dan menjadikan ilmu sebagai transformasi hati.

SRIPOKU.COM - Dunia pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) kini memasuki babak baru. 

Menanggalkan metode lama yang kaku, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir dengan pendekatan Deep Learning yang revolusioner. 

Bagi siswa kelas 1 MI, mempelajari Al-Qur’an Hadits kini bukan lagi soal mengejar target kognitif semata, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk menumbuhkan rasa cinta sedalam mungkin kepada Allah dan Rasulullah. 

Baca juga: 4 Contoh Kokurikuler SMA Seni dan Olahraga : Menumbuhkan Bakat melalui Kokurikuler Seni & Olahraga

Perangkat pembelajaran ini dirancang khusus untuk memastikan bahwa setiap ayat yang dibaca tidak hanya sampai di lisan, tetapi meresap kuat ke dalam sanubari anak sejak usia dini.

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah pendekatan inovatif yang mengedepankan pendidikan dari hati ke hati. 

Di sini, belajar bukan sekadar mengejar angka di atas kertas, melainkan perjalanan menanamkan rasa cinta kepada Allah, Rasul-Nya, dan sesama. 

Melalui sentuhan kasih sayang ini, setiap materi Al-Qur’an Hadits di Madrasah Ibtidaiyah terasa lebih hidup, mendalam, dan membekas di jiwa siswa.

Baca juga: 4 Kegiatan Kokurikuler SMA Ilmu Sosial dan Humaniora: Menghidupkan Ilmu Sosial di Luar Kelas

Mengapa disebut Kurikulum Berbasis Cinta ?

- Menumbuhkan cinta kepada Al-Qur’an dan sunnah Rasul.

- Membangun karakter santri kecil yang beradab, sopan, dan berakhlak mulia. 

- Menyentuh hati guru dan murid dengan kegiatan reflektif dan penuh kasih. 

Dengan KBC, proses belajar bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga transformasi hati.

Modul Ajar Deep Learning Al Quran Hadits Kelas 1 MI Semester 2 – panduan lengkap guru dalam melaksanakan pembelajaran mendalam dan bermakna. ( Klik Disini )

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved