Perangkat Pembelajaran

Contoh Perangkat Administrasi Program Kokurikuler Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka

Contoh Perangkat Administrasi Program Kokurikuler Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka.

|
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI/Ilustrasi AI
ILUSTRASI PERANGKAT PEMBELAJARAN : Contoh Perangkat Administrasi Program Kokurikuler Kelas 1 SD/MI Kurikulum Merdeka.(Ilustrasi AI) 

Ringkasan Berita:
  • Administrasi kokurikuler di era pendidikan modern tidak lagi sekadar kumpulan dokumen statis, melainkan sistem hidup yang aktif dan progresif. 
  • Ia berfungsi sebagai penghubung antara guru, siswa, orang tua, dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah kolaborasi, refleksi, serta inovasi. 
  • Dengan digitalisasi dan pendekatan kreatif, administrasi dapat mendorong keterbukaan, demokratisasi, dan transformasi budaya sekolah.

SRIPOKU.COM - Di era pendidikan yang semakin terbuka, perangkat administrasi program kokurikuler menuntut definisi baru. 

Ia tidak lagi cukup dipahami sebagai kumpulan berkas perencanaan dan evaluasi yang bersifat statis. 

Lebih dari itu, administrasi harus bertransformasi menjadi sebuah instrumen progresif sebuah sistem hidup yang mampu menyinkronkan ritme antara pendidik, peserta didik, hingga lingkungan masyarakat. 

Artikel ini akan membedah bagaimana kita bisa melampaui batas-batas dokumen formal demi menciptakan keterhubungan yang nyata dalam kesatuan ekosistem pendidikan.

Baca juga: Modul Kegiatan Kokurikuler : Mengubah Kunjungan Edukasi Menjadi Pengalaman Literasi dan Investigasi

Administrasi sebagai Sistem Hidup Pendidikan

Dalam pendekatan konvensional, administrasi identik dengan arsip: proposal kegiatan, daftar kehadiran, laporan pelaksanaan, hingga evaluasi akhir.

Namun, pada era pendidikan modern, administrasi perlu dimaknai sebagai sistem yang aktif dan responsif. Ia berperan untuk:

- Menyatukan berbagai unsur pendidikan, mulai dari guru, siswa, hingga masyarakat. 
- Menjadi wadah komunikasi dan interaksi, bukan sekadar formalitas administratif. 
- Menjadi sarana refleksi bersama untuk melihat proses dan perkembangan kegiatan.

Dengan sudut pandang ini, perangkat administrasi tidak lagi terasa sebagai beban birokrasi, tetapi justru menjadi alat kolaborasi yang bermakna. 

Administrasi sebagai Penggerak Perubahan 

Sudut pandang lain yang patut dipertimbangkan adalah menjadikan administrasi kokurikuler sebagai instrumen transformasi budaya sekolah.

Artinya, setiap dokumen memiliki nilai strategis: 

- Rencana kegiatan memuat arah perubahan dan nilai yang ingin ditanamkan.
- Instrumen penilaian tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga proses, sikap, kerja sama, dan kepemimpinan siswa. 
- Laporan evaluasi menjadi ruang refleksi kolektif untuk memperbaiki dan mengembangkan program selanjutnya. 

Dengan demikian, administrasi berfungsi sebagai penggerak inovasi, bukan sekadar catatan kegiatan yang telah berlalu. 

Digitalisasi Administrasi Kokurikuler 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved