Pendidikan Profesi Guru

Studi Kasus Penilaian Pembelajaran PPG 2025, Jawaban Deskripsi Kasus Nyata

Berikut ini contoh studi kasus Penilaian Pembelajaran PPG 2025 yang bisa jadi refrensi Bapak/Ibu Guru.

Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Contoh studi kasus Penilaian Pembelajaran PPG 2025. Berikut ini contoh studi kasus Penilaian Pembelajaran PPG 2025 yang bisa jadi refrensi belajar di rumah. 
Ringkasan Berita:
  • Masalah utama dalam penilaian adalah siswa merasa bingung karena tidak mengetahui kriteria penilaian yang jelas
  • Upaya yang dilakukan adalah mengembangkan rubrik penilaian yang jelas dan transparan untuk semua tugas. 
  • Penerapan rubrik dan variasi teknik penilaian menghasilkan peningkatan transparansi dan keadilan yang terverifikasi

 

SRIPOKU.COM - Berikut ini contoh studi kasus Penilaian Pembelajaran PPG 2025 yang dilansir dari YouTube Wardani CK3.

1. Deskripsikan masalah atau kasus nyata (misalnya siswa sulit memahami kriteria penilaian, hasil belajar kurang mencerminkan kemampuan sebenarnya, atau keterbatasan waktu dalam melakukan asesmen), sehingga menjadi alasan untuk mengembangkan sistem penilaian yang lebih tepat!
Jawaban: Banyak siswa merasa bingung dengan hasil penilaian karena tidak mengetahui kriteria yang digunakan. Selain itu, penilaian guru lebih fokus pada aspek kognitif melalui tes tertulis, sementara aspek afektif dan psikomotor jarang diukur. Hal ini membuat hasil belajar tidak sepenuhnya mencerminkan kemampuan siswa. Oleh karena itu, sistem penilaian alternatif yang lebih komprehensif perlu dikembangkan.

Baca juga: Contoh Studi Kasus LKPD PPG 2025, Jawaban Deskripsikan Kasus Nyata

2. Deskripsikan upaya pengembangan atau penggunaan teknik penilaian pembelajaran yang praktis, sesuai dengan masalah belajar yang dihadapi, serta relevan dengan strategi pembelajaran yang digunakan!
Jawaban: Guru mengembangkan rubrik penilaian yang jelas dan transparan untuk setiap tugas. Penilaian dilakukan dengan teknik portofolio, observasi sikap, dan penilaian kinerja, bukan hanya tes tulis. Upaya ini praktis karena siswa dapat melihat indikator penilaian sebelum mengerjakan tugas. Cara ini sesuai untuk mengatasi kebingungan siswa dan relevan dengan strategi pembelajaran aktif yang menekankan keterlibatan siswa secara holistik.

3. Deskripsikan hasil dari penerapan penilaian pembelajaran, mencakup bentuk keberhasilan yang jelas, adanya bukti peningkatan keadilan dan transparansi penilaian, serta perubahan perilaku belajar siswa yang dapat diverifikasi!
Jawaban: Dengan penggunaan rubrik penilaian, siswa menjadi lebih paham aspek yang dinilai dan berusaha memperbaiki kinerjanya. Hasil observasi menunjukkan peningkatan tanggung jawab siswa dalam mengumpulkan tugas tepat waktu. Rata-rata kepuasan siswa terhadap sistem penilaian meningkat berdasarkan angket refleksi, sehingga menunjukkan adanya transparansi dan keadilan yang dapat diverifikasi.

4. Deskripsikan pengalaman berharga yang dapat dipetik berkaitan dengan pengembangan atau penggunaan penilaian pembelajaran yang efektif, cara antisipasi untuk menghindari masalah serupa, dan strategi untuk meningkatkan kualitas evaluasi hasil belajar di masa depan!
Jawaban: Pengalaman berharga adalah pentingnya memberikan sosialisasi kriteria penilaian sejak awal agar siswa merasa adil dan termotivasi. Untuk mengantisipasi masalah serupa, guru perlu terus memperbarui instrumen penilaian sesuai karakteristik materi. Strateginya adalah dengan menggunakan kombinasi penilaian formatif dan sumatif, serta memanfaatkan teknologi seperti aplikasi e-portfolio untuk mendukung transparansi hasil belajar.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved