Modul Ajar

Contoh Capaian Pembelajaran Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 SD Fase A

Berikut ini disajikan referensi Capaian Pembelajaran Deep Learning Bahasa Indonesia kelas 1 SD yang dapat dipelajari.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Freepik.com
ILUSTRASI CAPAIAN PEMBELAJARAN : Berikut contoh Capaian Pembelajaran Deep Learning Bahasa Indonesia kelas 1 SD Fase A yang dapat dipelajari.(Freepik.com) 

SRIPOKU.COM - Berikut ini disajikan Capaian Pembelajaran Deep Learning Bahasa Indonesia kelas 1 SD tahun ajaran 2025/2026.

Berdasarkan Capaian Pembelajasan Deep Learning Bahasa Indonesia kelas 1 SD Fase A bertujuan untuk membentuk kemampuan komunikasi yang kritis, kreatif dan komunikatif pada peserta didik.

Perangkat Capaian Pembelajaran Deep Learning dapat memfasilitasi pencapaian ini dengan respons siswa, baik dalam bentuk suara saat menyimak atau tulisan saat merangkai kata.

Untuk itu, simak penjelasan Capaian Pembelajaran Deep Learning Bahasa Indonesia kelas 1 SD Fase A.

Baca juga: Unduh Contoh Modul Ajar Deep Learning Bahasa Indonesia Kelas 1 SD Fase A Materi Bab 3 Awas Kuman

Baca juga: Unduh Modul Ajar Deep Learning Matematika Kelas 1 SD Fase A Bab 3 Pengurangan sampai dengan 10

Secara esensial, mata pelajaran ini dirancang untuk menguatkan kemampuan literasi peserta didik untuk beragam tujuan berkomunikasi, selaras dengan konteks sosial budaya Indonesia. 

Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi pilar penting dalam membentuk individu yang cakap, mandiri, dan bertanggung jawab, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan budayanya.

Pengembangan kemampuan berbahasa ini juga sejalan dengan tujuan membentuk peserta didik yang memiliki karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. 
Ini mencakup nilai-nilai seperti beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bernalar kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong, dan memiliki semangat berkebinekaan global. 

Bahasa menjadi jembatan utama untuk menumbuhkan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur tersebut.

Pendekatan utama yang digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia adalah pedagogi genre. 

Pendekatan ini memiliki empat tahapan sistematis, yaitu penjelasan (explaining), pemodelan (modelling), pembimbingan (joint construction), dan pemandirian (independent construction). 
Melalui tahapan-tahapan ini, peserta didik dibimbing secara bertahap hingga mampu menggunakan bahasa secara mandiri dalam berbagai konteks.

Adapun tujuan utama dari mata pelajaran ini adalah mengembangkan berbagai kompetensi kunci pada peserta didik. 

Salah satunya adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dan santun. 

Selain itu, mata pelajaran ini juga bertujuan untuk menumbuhkan sikap penghargaan terhadap Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara dan meningkatkan kepercayaan diri peserta didik dalam berekspresi.

Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia dibagi menjadi empat elemen utama: Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, serta Menulis. 

Keempat elemen ini saling berkaitan dan membentuk satu kesatuan yang utuh dalam proses pembelajaran bahasa. 

Setiap elemen memiliki deskripsi dan capaian spesifik yang harus dicapai oleh peserta didik di setiap fase pembelajaran.

Untuk elemen Menyimak, peserta didik Fase A diharapkan mampu menjadi pendengar yang penuh perhatian. 

Mereka harus menunjukkan minat pada tuturan yang didengar serta dapat memahami informasi dari berbagai media audio, instruksi lisan, dan percakapan sederhana yang berkaitan dengan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Kemampuan ini merupakan dasar penting untuk membangun pemahaman dan interaksi yang efektif.

Selanjutnya, dalam elemen Membaca dan Memirsa, peserta didik diharapkan menjadi pembaca dan pemirsa yang menunjukkan minat terhadap teks. 

Pada akhir Fase A, mereka harus mampu membaca kata-kata sehari-hari dengan lancar dan memahami informasi dari bacaan tentang diri dan lingkungan, narasi imajinatif, serta puisi anak. 

Mereka juga diharapkan mampu memaknai kosakata baru dengan bantuan ilustrasi.

Untuk elemen Berbicara dan Mempresentasikan, capaiannya berfokus pada kemampuan berbicara secara santun tentang topik-topik yang dikenali. Peserta didik harus mampu merespons dengan baik, bertanya, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain dalam percakapan. 

Mereka juga dilatih untuk mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan, serta menceritakan kembali isi informasi yang dibaca atau didengar.

Terakhir, elemen Menulis di Fase A bertujuan membentuk keterampilan menulis permulaan yang benar, baik di atas kertas maupun media digital. 

Peserta didik diharapkan mampu mengembangkan tulisan tangan yang semakin baik dan dapat menulis berbagai teks sederhana, seperti tentang diri, keluarga, atau lingkungan, dengan beberapa kalimat sederhana. 

Capaian ini menjadi fondasi penting untuk kemampuan menulis yang lebih kompleks di jenjang berikutnya.


Contoh Capaian Pembelajaran Deep Learning Bahasa Indonesia kelas 1 SD Fase A tahun ajaran 2025/2026 - (KLIK DISINI)

 

 


Dapatkan konten Modul Ajar Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Deep Learning dengan klik Di Sini.

Dapatkan juga berita penting dan informasi menarik lainnya dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved