Profil Pemilik Grup Djarum Michael Bambang Hartono, Meninggal Dunia Hari Ini di Usia 86

Berita Duka Cita: Telah wafat dengan tenang, Bapak Michael Bambang Hartono pada tanggal 19 Maret 2026 jam 13.15 waktu Singapore. Rest in Peace

Tayang:
Editor: Sudarwan
djarumfoundation.org
MENINGGAL DUNIA - Pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada usia 86 tahun, Kamis (19/3/2026), di Singapura. Profil Michael Bambang Hartono selain pengusaha juga merupakan atlet. 

Selain itu, grup Djarum turut berinvestasi di beberapa startup besar seperti Gojek, Kaskus, Blibli, dan tiket.com.

Bahkan, Bambang dan saudaranya sampai membeli saham mayoritas PT BCA sebanyak 50,24 persen dan membuat mereka sebagai pemiliknya.

Tak sampai di situ, Bambang juga mengambil alih klub sepak bola asal Italia, Como 1907 pada tahun 2019.

Kala itu, Bambang membeli Como ketika klub tersebut berada di Serie D Liga Italia atau kasta keempat dari liga di negara tersebut.

Namun, lewat tangan dinginnya, hanya dalam waktu sekitar 6 tahun, Como kini bertransformasi menjadi klub kuat dan telah berkompetisi di kasta tertinggi yakni Serie A.

Bahkan, Como saat ini bertengger di posisi keempat dengan raihan 54 poin dari 29 pertandingan yang telah dijalani pada musim 2025/2026.

Di sisi lain, sebelum meninggal dunia, Bambang Hartono tercatat memilik harta senilai 17,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp296,7 triliun, dikutip dari Forbes.

Meski berstatus sebagai konglomerat, Bambang Hartono juga merupakan seorang atlet bridge dan sempat mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Bahkan, ia berhasil meraih medali perunggu dan mencatatkan dirinya sebagai atlet tertua yang berkompetisi.

Atas prestasinya, Bambang Hartono memperoleh bonus sebesar Rp250 juta yang disalurkan melalui rekening pribadinya.

Fakta menariknya ia yang berstatus sebagai pemilik BCA tetapi justru menggunakan rekening dari bank lain.

Selain itu, Bambang Hartono juga dikenal dengan gaya hidupnya yang jauh dari kesan mewah.

Hal itu terlihat ketika dirinya viral tengah makan di warung Tahu Pong Karangsaru di Semarang, Jawa Tengah, pada tahun 2019 lalu.

Dikutip dari Kompas.com, Bambang merupakan pelanggan setia dari warung tersebut.

“Beliau memang telah menjadi pelanggan kami sejak dulu kami masih berjualan di tenda pinggir jalan. Sampai saat ini kami sudah pindah ke depot, beliau masih berkenan mampir,” kata pemilik warung, Izelina Kristanti Thenu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved