Polwan Ini 'Bernyanyi' Jadi Selingkuhan Anggota DPRD, PPP Bereaksi Tegas

Nasib oknum anggota DPRD pasca dituduh jadi selingkuhan seorang oknum polwan, PPP yang mengusungnya bereaksi tegas.

Tayang:
Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/Antoni
POLWAN SELINGKUH - Ilustrasi selingkuh. Seorang oknum Polwan diaporkan suami telah selingkuh. Dari pengakuan Polwan ini, ia memang punya hubungan gelap dengan seorang anggota DPRD Blitar Kota berinisial GP. 

SRIPOKU.COM - Heboh pengakuan seorang oknum polwan inisial NW bahwa dirinya jadi selingkuhan anggota DPRD inisial GP.

Partai politik yang mengusung GP, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), lantas bereaksi tegas.

NW yang merupakan Ketua Fraksi PPP langsung diberhentikan.

NW kabarnya tugas di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Baca juga: Oknum Polwan Akui Selingkuh dengan Oknum Anggota DPRD, Digerebek di Hotel Pasca Laporan Suami

Ia merupakan istri dari seorang anggota Polri, yang selanjutnya melapor bahwa ada dugaan sang istri ini selingkuh.

Atas laporan itu, anggota Polres Batu mendatangi hotel yang diduga tempat bertemunya NW dengan selingkuhan.

Tetapi, saat digerebek, hanya ada NW seorang diri.

Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar, kepada awak media, Senin (20/10/2025) mengatakan NW dalam pengakuannya memang punya hubungan terlarang dengan GP.

Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi, menuturkan, pihaknya telah mengirim surat pergantian ketua fraksi.

Baca juga: Polwan Bunuh Suami di NTB, Sempat Bohongi Mertua Hingga Buat Alibi ke Dukun

Agus juga menuturkan, pihak partai juga mengusulkan penonaktifan sementara GP dari kegiatan di DPRD Kota Blitar.

"Kami juga mengusulkan agar untuk sementara yang bersangkutan dinonaktifkan dari kegiatan DPRD supaya konsentrasi menghadapi masalah itu," ujar Agus, Selasa (21/10/2025).

Agus menambahkan, GP hingga saat ini masih belum dimintai keterangan oleh polisi terkait dugaan perselingkuhan tersebut.

"Kami juga mengedepankan praduga tak bersalah," ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim mengatakan, pihaknya sudah menerima surat usulan pergantian ketua fraksi dari PPP.

"Bukan pencopotan, tapi penonaktifan sementara dari kegiatan alat kelengkapan dewan (AKD) dan penggantian ketua fraksi," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved