Polrestabes Palembang Sulap Eceng Gondok Menjadi Pakan Unggas dan Ikan
Jajaran Polrestabes Palembang menghadirkan solusi kreatif terhadap eceng gondok yang sering dianggap menganggu sungai.
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Polrestabes Palembang mengolah eceng gondok Sungai Musi menjadi pakan unggas dan ikan presisi.
- Pakan telah lolos uji laboratorium PT Sucofindo dan Unsri.
- Program ini membersihkan Sungai Musi dari gulma yang menghambat pelayaran, menurunkan biaya pakan peternak, melancarkan aktivitas nelayan dan patroli, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Melalui program bertajuk "Pakan Unggas dan Ikan Presisi: Inovasi Polrestabes Palembang Mengubah Gulma Eceng Gondok Menjadi Emas", jajaran Polrestabes Palembang menghadirkan solusi kreatif terhadap tanaman yang sering muncul di permukaan Sungai Musi tersebut.
Program yang diinisiasi langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi Adityawan ini dilaksanakan di kawasan Jalan Pondok Teladan, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Sumatera Selatan.
"Program ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perairan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang sebelumnya dianggap tidak bernilai. Dengan semangat inovasi, kami ingin menghadirkan solusi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," kata Sonny kepada Sripoku.com, Jumat (12/6/2026), sore.
Dalam pelaksanaannya, lanjutnya, personel Satpolairud Polrestabes Palembang bersama masyarakat secara rutin melakukan pembersihan eceng gondok dari perairan Sungai Musi.
Gulma yang sebelumnya menjadi penghambat aktivitas sungai tersebut kemudian diolah menjadi pakan unggas dan ikan, sebuah produk ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomis dan manfaat bagi peternak serta pembudidaya ikan.
Pengembangan inovasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polrestabes Palembang AKBP Yudha bersama Ipda M. Agung Firdaus.
Keduanya melakukan berbagai tahapan penelitian, pengolahan, hingga uji coba lapangan untuk memastikan produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan layak digunakan masyarakat.
Yudha menjelaskan, proses pengolahan dimulai dari pengambilan eceng gondok yang menumpuk di perairan Sungai Musi.
Setelah diangkat dari sungai, eceng gondok dicuci hingga bersih, kemudian dicacah menjadi bagian-bagian kecil dan dikeringkan sebelum memasuki proses fermentasi.
Menurutnya, pemilihan eceng gondok sebagai bahan baku bukan tanpa alasan. Tanaman air tersebut memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakan.
"Eceng gondok kaya akan protein kasar berkisar antara 9,8 hingga 20 persen, mengandung karbohidrat dan berbagai mineral yang dibutuhkan ternak maupun ikan. Namun, tanaman ini juga memiliki kadar air yang sangat tinggi, mencapai sekitar 90 persen, serta kandungan serat kasar yang cukup tinggi sehingga sulit dicerna apabila diberikan secara langsung," jelas Yudha.
Karena itu, lanjutnya, diperlukan proses pengolahan terlebih dahulu melalui pengeringan, pencacahan, dan fermentasi agar nilai nutrisinya meningkat sekaligus menurunkan kadar serat kasar sehingga lebih mudah dicerna oleh ikan maupun unggas.
Dalam formulasi yang dikembangkan, eceng gondok digunakan sekitar 25 persen dari total komposisi bahan baku pakan.
Selanjutnya, bahan tersebut dicampur dengan bahan pendukung lainnya seperti dedak, bayam, jagung, tepung tapioka, dan usus ayam hingga menghasilkan pakan unggas dan ikan presisi yang memiliki kandungan nutrisi yang baik.
| Tak Terima Teman Wanita Ditegur, Tiga Pria di Palembang Keroyok Remaja hingga Babak Belur |
|
|---|
| Wanita di Palembang Ini Tertipu Tiket Konser BTS, Rugi Rp4,4 Juta Usai Transfer ke Penjual di TikTok |
|
|---|
| Ditipu Agen Travel, Satu Keluarga di Palembang Gagal Umrah dan Rugi Rp 90 Juta |
|
|---|
| Dituduh Pelakor, IRT di Kertapati Palembang Dipukuli Oleh Seorang Perempuan Hingga Alami Luka Lebam |
|
|---|
| Tampang Pelaku Jambret yang Kerap Beraksi di Jakabaring Palembang, Satu Orang Masih Buron |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ecengondoktabes.jpg)