Berita Palembang

TKA SMA 2026 Digelar Lebih Awal, Nilai Ujian Bakal Diintegrasikan ke SPMB dan PTN

Langkah ini diambil agar hasil nilai TKA dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB)

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yandi Triansyah
Gemini AI
TKA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/sederajat pada tahun 2026 akan dimulai lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.  

Ringkasan Berita:
  • Kemendikdasmen memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/sederajat pada tahun 2026 akan dimulai lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. 
  • Langkah ini diambil agar hasil nilai TKA dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta seleksi masuk perguruan tinggi.
  • Pendaftaran TKA SMA/sederajat tahun ini dijadwalkan buka pada 18 Agustus hingga 27 September 2026. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA/sederajat pada tahun 2026 akan dimulai lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Langkah ini diambil agar hasil nilai TKA dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta seleksi masuk perguruan tinggi.

Pendaftaran TKA SMA/sederajat tahun ini dijadwalkan buka pada 18 Agustus hingga 27 September 2026. 

Sementara itu, untuk pelaksanaan ujian utama akan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 mendatang.

Pengawas SMA Provinsi Sumatera Selatan Syamsul, menyambut baik pelaksanaan TKA yang lebih awal tersebut. 

Menurutnya, jadwal yang dimajukan akan memberikan ruang yang cukup bagi pemanfaatan nilai TKA dalam berbagai proses seleksi pendidikan.

"Harapannya memang begitu, sehingga nilai TKA dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam proses SPMB,” kata Syamsul, Senin (1/6/2026). 

Selain dimajukan dari sisi waktu pelaksanaan, TKA 2026 juga akan mengalami sejumlah perubahan dalam mekanisme ujian. 

Jika pada tahun 2025 mata pelajaran wajib, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris dilaksanakan dalam satu hari, maka pada tahun 2026 pelaksanaannya akan dibagi dalam beberapa hari.

Pada hari pertama, peserta akan mengerjakan Bahasa Indonesia dan Literasi Membaca serta mengikuti Survei Karakter. 

Hari kedua dijadwalkan untuk Bahasa Inggris dan Survei Lingkungan Belajar. 

Selanjutnya pada hari ketiga peserta mengikuti ujian Matematika dan Numerasi. 

Adapun hari keempat diperuntukkan bagi dua mata pelajaran pilihan.

Kemendikdasmen juga berencana memperkuat pemanfaatan hasil TKA. 

Pemerintah akan melakukan advokasi agar hasil TKA dapat digunakan dalam proses seleksi Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga (PTKL) dan Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN). 

Selain itu, peran TKA juga akan diperkuat dalam jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Dengan berbagai perubahan tersebut, TKA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi alat ukur kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi instrumen penting yang dapat mendukung proses seleksi pendidikan secara lebih komprehensif dan terintegrasi.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved