Bus Terbakar di Muratara
DPRD Sumsel Desak Perbaikan Jalinsum Pasca-Kecelakaan Maut di Muratara
Desakan ini muncul menyusul kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang merenggut 18 korban jiwa.
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- DPRD Sumsel mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan serius pada ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
- Desakan ini muncul menyusul kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang merenggut 18 korban jiwa.
- Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama agar tragedi serupa tidak terulang.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan mendesak Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera melakukan perbaikan serius pada ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).
Desakan ini muncul menyusul kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang merenggut 18 korban jiwa.
Wakil Ketua DPRD Sumsel, H. Nopianto, menyampaikan duka mendalam sekaligus menyoroti kondisi jalan nasional di wilayah Sumsel yang dinilai memprihatinkan.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama agar tragedi serupa tidak terulang.
"Kami minta perhatian serius dan penanganan khusus dari Kementerian PU, dalam hal ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel. Kondisi ruas jalan nasional kita saat ini cukup memprihatinkan," ujar Nopianto di Palembang, Sabtu (9/5/2026).
Nopianto juga menyoroti respons cepat pemerintah dan aparat. Ia mengapresiasi langkah Gubernur Sumsel dan jajaran, serta Kapolda Sumsel dalam penanganan di lapangan.
“Responnya cepat. Kita apresiasi aparat kepolisian dan pemerintah provinsi yang sigap menangani kejadian ini,” tegasnya.
Meski begitu, ia mengingatkan agar tragedi serupa tidak terulang. Jalinsum dinilai rawan dan butuh perhatian serius.
"Ke depan, kejadian seperti ini tidak boleh terulang. Keselamatan di jalan harus jadi prioritas,” tandas politisi Partai NasDem tersebut.
Ditambahkan Nopianto, Jalinsum sendiri merupakan jalan nasional, dan di Sumsel sendiri menurutnya perlu dilakukan perbaikan oleh pemerintah pusat, sehingga pihaknya akan mendorong hal itu kedepannya.
"Lumayan banyak (jalan nasional di Sumsel) dan lumayan memprihatinkan kondisi ruas jalan nasional itu. Jadi kita minta perhatian serius dan penanganan khusus dari kementerian PU dalam hal ini balan besar jalan (BBPJN Sumsel)," tukasnya.
Dilanjutkan Nopianto, perbaikan akses jalan nasional itu perlu dilakukan karena, jalan merupakan fasilitas vital bagi kehidupan sipil yang menopang kebutuhan dasar masyarakat.
" Walaupun dalam kondisi anggaran terbatas. BBPJN Sumsel harus memberikan perhatian serius, dengan kondisi jalan nasional seperti sekarang," pungkasnya.
Disisi lain, Bupati Muratara Devi Suhartoni memastikan, Jalan tempat kecelakaan di Jalinsum tersebut merupakan jalan nasional, yang menghubungkan antara provinsi.
"Terima kasih semua pihak yang telah mengucapkan bela sungkawa hingga pusat, karena ini kecelakaan yang fatal di jalan raya lintas Sumatera. Selain itu kita pastikan yang terjadi di jalan lintas Sumatera adalah jalan nasional, dan bukan kita ingin saling lempar (tanggung jawab)," papar Devi.
| Kisah Pilu Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara, Ibu dan Anak Balita Ditemukan Berpelukan |
|
|---|
| Jumiatun Korban Selamat Kecelakaan Bus ALS Tiba di RS Bhayangkara, Alami Luka Bakar 85 Persen |
|
|---|
| Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus ALS, Tim DVI Temukan 2 Jenazah Berpelukan, 1 Korban Diduga Balita |
|
|---|
| Korban Kecelakaan Bus ALS Dapat Santunan dari Jasa Raharja, Ahli Waris Korban Tewas Terima Rp50 Juta |
|
|---|
| Tim DVI Polda Sumsel Temukan Dompet Utuh Milik Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara, Data Berbeda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Nopianto-komentar-Jalinsum.jpg)