Pejalan Kaki di Palembang Meninggal Tertabrak Truk, Polisi : Sopir Kehilangan Konsentrasi

Seorang pejalan kaki meninggal dunia diduga tertabrak truk di Jalan Soekarno Hatta, Palembang dini hari.

Editor: Refly Permana
Sripoku.com/dokumen polisi
PEJALAN KAKI - Penampakan truk yang bikin seorang pejalan kaki meninggal dunia saat berada di kawasan Macan Lindungan, Palembang pada Rabu (25/3/2026) dini hari. Saat ini, sopir sudah diamankan polisi. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pejalan kaki meninggal dunia diduga tertabrak truk di Jalan Soekarno Hatta, Palembang dini hari.
  • Diduga sang sopir kehilangan konsentrasi membuat kendaraan tersebut hilang kendali.
  • Warga yang mengetahui insiden tersebut langsung melarikan korban Eddy ke Rumah Sakit Permata Palembang.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Eddy (73), warga Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I, Palembang tewas mengenaskan usai ditabrak mobil truk.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, peristiwa kecelakaan itu terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya Simpang Empat Macan Lindungan depan Masjid Al Hasim, Kecamatan IB I Palembang, Rabu (25/3/2026)) sekitar pukul 03.30.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta melalui Kanit Gakkum Iptu Hermanto membenarkan adanya peristiwa laka lantas yang melibatkan satu unit mobil truk dengan pejalan kaki.

Hermanto mengatakan, kejadiannya bermula ketika truk Isuzu Elf dengan nopol BG 8759 KC yang dikemudikan oleh Ahmad Mustofa melaju dari arah Simpang Macan Lindungan menuju Simpang Tanjung Barangan.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Jalinsum Muratara, Calya Diduga Masuk Jalur Berlawanan, 1 Orang Tewas

Lanjut Hermanto, disaat bersamaan korban Eddy sedang menyeberang jalan dari sisi kanan menuju sisi kiri. 

Diduga sang sopir kehilangan konsentrasi membuat kendaraan tersebut hilang kendali.

“Setiba di lokasi, diduga sopir kehilangan konsentrasi dalam berkendaraan hingga membuat mobil tak terkendali dan menabrak pejalan kaki yang sedang menyeberang,” ungkap Hermanto.

Sambung Hermanto, sedangkan warga yang mengetahui insiden tersebut langsung melarikan korban Eddy ke Rumah Sakit Permata Palembang.

“Korban mengalami luka berat, robek di dahi, keluar darah dari telinga kiri dan kanan, robek di bibir, tangan kiri lecet, kaki kiri patah, lecet kaki kanan dan kiri, tidak sadar dan meninggal di rumah sakit,” ucapnya. 

Ditambahkan Hermanto, pihaknya hingga kini sudah mengamankan barang bukti satu unit truk Isuzu Elf nopol BG 8759 KC dan surat izin mengemudi milik sopir

“Hingga kini sopir sudah diamankan dan tengah diperiksa terkait peristiwa  itu," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved