Idul Fitri 1447 H

Ribuan Jemaah Muhammadiyah di Palembang Padati Kampus UMP, Khatib Tekankan Makna Takwa dan Toleransi

Salat Idul Fitri akan di imami oleh, dr. Antoni, M.H.I. Serta Khotib, Arif Jamali Muis, M.Pd. (Staf Khusus Mendikdasmen RI). 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Angga | Editor: pairat
Sripoku.com/Angga
SHOLAT IDUL FITRI - Suasana para jamaah Muhammadiyah yang mulai memenuhi halaman Gedung KH. Faqih Usman Kampus A Univ. Muhammadiyah Palembang di jalan Jenderal Ahmad Yani, 13 Ulu, Kec. Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Jumat (20/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  1. Ratusan jamaah Muhammadiyah padati halaman Gedung KH Faqih Usman Kampus A Universitas Muhammadiyah Palembang sejak pagi untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 H. 
  2. Ibadah berlangsung khidmat dengan imam dr. Antoni dan khatib Arif Jamali Muis yang mengajak umat memaknai Idul Fitri momentum meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial. 
  3. Dalam khutbahnya, ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi serta menghindari perilaku negatif di era digital demi terciptanya kehidupan rukun dan damai.
 

 

Laporan wartawan Sripoku.com, Angga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lantunan takbir berkumandang mengiringi kedatangan para jemaah Muhammadiyah yang mulai memenuhi halaman Gedung KH. Faqih Usman Kampus A Universitas Muhammadiyah Palembang  (UMP) di jalan  Jenderal Ahmad Yani, 13 Ulu, Kec. Seberang Ulu II, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Jumat (20/3/2026). 

Barisan jemaah tampak berjajar memadati halaman Gedung KH. Faqih Usman Kampus A mulai dari pukul 06.30 WIB untuk melangsungkan Salat Idul Fitri.

Salat Idul Fitri diimami oleh, dr. Antoni, M.H.I. Serta Khotib, Arif Jamali Muis, M.Pd. (Staf Khusus Mendikdasmen RI). 

Suasana yang penuh hikmat dan antusiasme dari ribuan jemaah Muhammadiyah ketika memulai sholat dengan khusyuk dan meminta ampunan kepada Allah. 

Dalam khutbahnya, Arif Jamali Muis mengajak umat Islam Muhammadiyah untuk mengubah cara pandang dalam memaknai Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa hari raya bukanlah momentum untuk hura-hura atau euforia berlebihan, melainkan sebagai titik awal untuk mempertahankan nilai-nilai ketakwaan yang telah dibangun selama bulan Ramadan.

"Kita berharap dengan ibadah puasa yang sudah kita lalui dapat menghadirkan takwa dalam relasi dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih jujur dalam pekerjaan dan lebih peduli dengan sesama kita," ujar Staf Khusus Mendikdasmen RI ini saat dijumpai di lokasi pada Jumat (20/3/2026). 

Ia juga berpesan untuk terus menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat sehingga menghadirkan kehidupan yang rukun dan tentram dalam satu kesatuan Republik Indonesia. 

Ia juga mengingatkan bahaya perilaku negatif di era digital seperti saling menghujat, memfitnah, hingga membully, yang dapat merusak persaudaraan sesama umat. 

"Kita berharap bangsa ini damai lebih maju lebih berkeadilan dan berkeadaban," ujarnya. 

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan serta nilai-nilai spiritual yang kuat di tengah masyarakat.

Masyarakat yang telah sholat Idul Fitri dan mendengarkan khutbah dari Staf Khusus Mendikdasmen RI mulai membubarkan diri dengan tertip dan pulang untuk merayakan kemenangan dan berpegang teguh dengan toleransi sesama umat beragama. 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved