Warga Sumsel Terlantar di Kamboja

15 Pemuda Palembang Terlantar di Kamboja Kini Sudah di KBRI, Pemprov Sumsel Urus Proses Pemulangan

Para pemuda tersebut diduga menjadi korban penipuan kerja di luar negeri. Mereka mengaku berangkat dengan iming-iming pekerjaan.

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Odi Aria
Handout
VIDEO CALL HERMAN DERU- Sejumlah pemuda asal Palembang terlantar di Kamboja saat video call bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, Rabu (18/1/2026). Pemerintah Provinsi Sumsel langsung berkoordinasi untuk memastikan keselamatan para warga tersebut. Saat ini, seluruh warga dilaporkan telah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh (KBRI). Pemprov Sumsel memastikan proses pemulangan ke Indonesia segera dilakukan. 
Ringkasan Berita:
  • Sejumlah pemuda asal Palembang viral di media sosial setelah mengaku terlantar di Kamboja
  • Mereka menyatakan tidak memiliki ongkos untuk kembali ke Indonesia dan meminta bantuan Gubernur Sumsel serta Wali Kota Palembang untuk dipulangkan
  • Para pemuda itu diduga menjadi korban penipuan kerja di luar negeri

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Sejumlah pemuda yang mengaku berasal dari Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), viral di media sosial setelah menyampaikan keluhan karena terlantar di Negara Kamboja

Dalam video yang beredar, mereka mengaku tidak memiliki ongkos untuk kembali ke Indonesia dan meminta bantuan kepada Gubernur Sumsel serta Wali Kota Palembang agar dapat dipulangkan.

Para pemuda tersebut diduga menjadi korban penipuan kerja di luar negeri. Mereka mengaku berangkat dengan iming-iming pekerjaan.

Namun, setibanya di Kamboja justru mengalami kesulitan dan tidak dapat kembali ke tanah air.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru bergerak cepat merespons laporan terkait 15 warga Palembang yang terlantar.

Pemerintah Provinsi Sumsel langsung berkoordinasi untuk memastikan keselamatan para warga tersebut.

Saat ini, seluruh warga dilaporkan telah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh (KBRI). Pemprov Sumsel memastikan proses pemulangan ke Indonesia segera dilakukan.

"Sudah kita urus, baru tersambung teleponnya. Nanti kita pulangkan ke sini,”kata Herman Deru, Rabu (18/2/2026) malam.

Deru juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur janji pekerjaan di luar negeri tanpa melalui prosedur resmi. 

Ia menegaskan pentingnya memastikan proses keberangkatan kerja dilakukan melalui jalur yang sah guna menghindari risiko penipuan dan perdagangan orang.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved