Prakiraaan Cuaca

BMKG Sumsel Peringatkan Hujan Tiga Hari Berturut-turut, Waspada Banjir dan Petir

BMKG menyebut kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, hingga longsor di daerah rawan.

Penulis: Hartati | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Hartati
HUJAN DI PALEMBANG- Suasana hujan di Talang Buruk Palembang, Selasa (27/1/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah. Pasalnya, hujan diprediksi akan melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel selama tiga hari berturut-turut, yakni Selasa hingga Kamis (27–29 Januari 2026). 
Ringkasan Berita:
  • BMKG Sumsel peringatkan hujan tiga hari berturut-turut pada 27–29 Januari 2026 di sejumlah wilayah Sumsel dengan intensitas sedang hingga lebat
  • Potensi cuaca ekstrem meliputi hujan disertai petir, angin kencang, serta risiko banjir dan longsor
  • Penyebab hujan dipengaruhi tekanan rendah di Samudera Hindia dan tingginya kelembapan udara, seiring puncak musim hujan Januari

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan mengeluarkan peringatan dini cuaca kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah.

Pasalnya, hujan diprediksi akan melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel selama tiga hari berturut-turut, yakni Selasa hingga Kamis (27–29 Januari 2026).

Hujan diprakirakan turun sejak pagi, siang, hingga malam hari di beberapa wilayah, dengan durasi singkat namun berintensitas sedang hingga lebat, bahkan berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

BMKG menyebut kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan air, hingga longsor di daerah rawan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dan mempersiapkan diri menghadapi perubahan cuaca.

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini berbasis curah hujan level waspada selama tiga hari berturut-turut agar aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar.

Menurut BMKG, hujan yang terjadi disebabkan oleh pengaruh daerah tekanan rendah di Samudera Hindia selatan Banten, serta kondisi kelembapan udara lapisan bawah hingga menengah yang cukup basah, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Selatan.

“Selain itu, sebagian wilayah Sumsel saat ini sudah memasuki puncak musim hujan yang terjadi pada Januari, sementara musim hujan secara umum diperkirakan berlangsung hingga April mendatang,” jelas Siswanto, perwakilan BMKG Sumsel.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir, banjir genangan, longsor, dan angin kencang, baik di daratan maupun perairan.

Saat berita ini ditulis, cuaca di Kota Palembang terpantau berawan usai hujan singkat dan berpotensi kembali diguyur hujan pada sore hari.

Arus lalu lintas di kawasan Jakabaring Palembang dilaporkan ramai lancar tanpa gangguan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved