Lansia di Palembang Dirampok dan Diculik

Jatanras Polda Sumsel Masih Cari Keberadaan Christina, Lansia di Palembang yang Dirampok dan Diculik

Ketiga pelaku yakni berinisial YG (60) sebagai pelaku utama, serta JI dan SW yang berperan menerima uang dan telepon genggam

Tayang:
Editor: Welly Hadinata
Kolase
LANSIA DICULIK- Christina (80) korban penculikan (tengah), pelaku penculikan (kiri dan kanan). Kasus hilangnya Christina pemilik kos di Palembang, terungkap sebagai dugaan pencurian dengan kekerasan. Polisi menangkap dua pelaku pembantu berinisial JI dan Sw, sementara tersangka utama YS diamankan di Jawa Timur. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi masih mencari jasad Christina (80), korban curas di Palembang.
  • Tiga pelaku telah ditangkap, satu di antaranya sebagai pelaku utama.
  • Korban sempat dilaporkan hilang, bersama mobil dan ponselnya sebelum kasus terungkap.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Polisi masih terus melakukan pencarian terhadap jasad Christina (80), seorang lansia pemilik rumah kos di Palembang, yang diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas).

Hingga kini, jasad korban belum ditemukan meski tiga pelaku telah berhasil ditangkap.

Ketiga pelaku tersebut masing-masing berinisial YG (60) sebagai pelaku utama, serta JI dan SW yang berperan menerima uang dan telepon genggam hasil kejahatan yang dilakukan YG.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim kepolisian telah melakukan pencarian selama tiga hari terakhir terhadap keberadaan jasad korban yang diduga dibuang oleh pelaku utama.

Proses pencarian masih terus dilanjutkan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan bahwa perkembangan pencarian jasad korban masih menunggu laporan dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

“Kita masih sama-sama menunggu perkembangan informasi dari Pak Dirreskrimum,” ujar Nandang saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).

Saat ditanya terkait dugaan korban dibunuh oleh pelaku, Nandang belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proses penyelidikan masih terus dikembangkan oleh penyidik.

“Nanti akan kami rilis apabila ada perkembangan,” katanya.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Jumat (16/1/2026).

Pesan terakhir dari korban diterima keluarga pada Rabu (14/1/2026) pukul 04.47 WIB, saat korban menyampaikan akan pergi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengambil nomor antrean.

Christina dilaporkan hilang bersamaan dengan mobil Mitsubishi Mirage warna merah bernomor polisi BG 1646 RI yang dikendarainya.

Nomor telepon genggam korban juga tidak dapat dihubungi sejak saat itu.

Setelah melakukan penyelidikan serta pemeriksaan rekaman CCTV, polisi menyimpulkan bahwa Christina menjadi korban pencurian dengan kekerasan.

Tiga orang pelaku kemudian berhasil ditangkap, dengan pelaku utama YG diamankan di wilayah hukum Polres Tulungagung.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved