Bentrok Ormas di Palembang
Profil Ormas Harimau Sumatera Bersatu Diduga Bentrok di Jalan Angkatan 45 Depan PS Mall Palembang
Profil Harimau Sumatera Bersatu (HSB), ormas yang diduga terlibat bentrok di Angkatan 45 Palembang. Cek kronologi & sosok pimpinannya!
Ringkasan Berita:
- Ormas Harimau Sumatera Bersatu (HSB) diduga terlibat bentrokan dengan Permaskot di Jalan Angkatan 45 Palembang pada 6 Januari 2026, yang dipicu sengketa lahan parkir
- Insiden ini menyebabkan beberapa korban luka, termasuk anggota HSB bernama Rafiq yang mengalami luka tikam serius
- Kasus tersebut kini ditangani Polrestabes Palembang dengan penyelidikan lebih lanjut dan pengamanan barang bukti senjata tajam.
SRIPOKU.COM - Nama ormas Harimau Sumatera Bersatu (HSB) diduga ikut terlibat dalam bentrok yang terjadi di Jalan Angkatan 45 Palembang pada Selasa (6/01/2026).
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rifan Wijaya, mengungkapkan bahwa dua kelompok yang diduga terlibat bentrok adalah ormas Persatuan Masyarakat Kota Palembang (Permaskot) dan Harimau Sumatera Bersatu (HSB).
"Adapun motif untuk kasus ini masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini kasusnya sedang ditangani oleh Polrestabes Palembang," ujar Rifan saat dijumpai wartawan Sripoku.com, Rabu (7/1/2026).
Baca juga: Profil Ormas Permaskot Palembang Diduga Oknum Anggota Terlibat Bentrok di Jalan Angkatan 45
Profil Ormas Harimau Sumatera Bersatu (HSB)
Harimau Sumatera Bersatu (HSB) merupakan salah satu organisasi masyarakat (Ormas) atau komunitas yang cukup dikenal di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang.
Organisasi ini memiliki basis massa yang kuat dan sering terlibat dalam berbagai kegiatan sosial serta pengawalan kebijakan publik.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, ormas ini dipimpin oleh Ketua Umum H. Satria Amri Ramadhan, S.I.P., M.M..
Profil Umum
Nama Organisasi: Harimau Sumatera Bersatu (HSB).
Basis Wilayah: Berpusat di Sumatera Selatan (Palembang sebagai basis utama).
Sifat Organisasi: Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) / Komunitas Sosial.
Secara garis besar, HSB bergerak pada beberapa pilar utama:
- Kepedulian Sosial: Sering terlihat dalam aksi kemanusiaan, seperti pembagian sembako, bantuan bencana, dan kegiatan Jumat Barokah.
- Pendampingan Masyarakat: Membantu warga yang menghadapi masalah hukum atau sosial, serta menjadi jembatan antara rakyat kecil dengan instansi pemerintah.
- Menjaga Marwah Lokal: Menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Sumatera Selatan dan persatuan antar warga.
Kegiatan dan Peran di Masyarakat
- Aksi Damai: HSB sering terlibat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat melalui aksi damai terkait kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro-rakyat.
- Keamanan & Ketertiban: Berperan aktif bekerja sama dengan aparat penegak hukum (TNI/Polri) untuk menjaga kondusifitas wilayah Sumatera Selatan dari gangguan keamanan atau premanisme.
- Sinergi Keagamaan: Rutin melakukan kegiatan pengajian atau bakti sosial ke panti asuhan dan tempat ibadah.
Kejadian Terkini (Januari 2026)
Dikutip dari Kompas.com, pada tanggal 6-7 Januari 2026, ormas Harimau Sumatera Bersatu terlibat dalam insiden bentrokan dengan ormas lain (Permaskot) di depan sebuah mal di Palembang.
- Penyebab: Bentrokan tersebut diduga dipicu oleh sengketa lahan parkir.
- Dampak: Insiden ini menyebabkan beberapa orang terluka, termasuk seorang anggota ormas yang mengalami luka serius akibat senjata tajam.
- Tindakan Polisi: Kasus ini sedang ditangani oleh Polrestabes Palembang dengan mengamankan barang bukti berupa senjata tajam dan melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan.
Diketahui, salah satu anggota ormas HSB yang bernama Rafiq menjadi salah satu dari tiga korban dari insiden tersebut.
Rafiq engalami luka tikam parah di bagian lengan. Saat ini sedang menjalani operasi di RS Siti Khadijah.
- KORBAN BENTROK - Polisi melakukan olah TKP pasca bentrok di kawasan Jalan Angkatan 45, Palembang pada Selasa (6/1/2026). Informasi terbaru, korban bentrok yang sebelumnya terdata satu orang kini sudah bertambah. (Aceh Kemenag/dokumen warga/rachmad kurniawan)
Kronologi Kejadian: Pria "Kebal" Dikeroyok Sajam
Peristiwa bermula dari area parkir luar PS Mall sebelum akhirnya meluas hingga ke jalan raya.
Dalam video yang viral, terlihat seorang pria (Billy) dikejar oleh sekelompok orang bermasker yang membawa senjata tajam.
Saksi mata di lokasi, Purwanto (penarik bentor), menyebut korban sempat dikerubungi dan diserang berkali-kali menggunakan sajam jenis parang.
Anehnya, korban seolah "kebal" karena masih mampu berdiri dan berjalan masuk ke dalam mobil usai pengeroyokan terjadi.
"Yang saya lihat cuma luka di bagian jari-jari (saat kejadian)," ujar Purwanto.
Namun, investigasi lanjut menunjukkan adanya korban lain dengan luka yang lebih serius di lokasi awal keributan.***
| Polisi Kantongi Identitas Pelaku Bentrok di Jalan Angkatan 45 Palembang, Murni Soal Parkir |
|
|---|
| Profil Ormas Permaskot Palembang Diduga Oknum Anggota Terlibat Bentrok di Jalan Angkatan 45 |
|
|---|
| Parkir Liar Samping PS Mall Palembang 'Bersih', Pasca Bentrok Dua Ormas yang Rebutan Lahan Parkir |
|
|---|
| Ormas Bentrok Rebutan Lahan Parkir, Pengamat Sebut Jangan Sampai Palembang Dicap Kota Premanisme |
|
|---|
| Update Bentrok di Angkatan 45 Palembang, Korban Bertambah, Ada Warga Tak Berdosa Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Harimau-Sumatera-Bersatu.jpg)