Berita Palembang
Aturan Lengkap Pengisian Solar di Palembang, 4 SPBU Kini tak Lagi Jual BBM Subsidi
Herman Deru selaku Gubernur Selatan mengeluarkan surat edaran perihal pengisian solar.
Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: Odi Aria
Ringkasan Berita:
- Ratusan sopir truk di Palembang melakukan demonstrasi menolak aturan baru pengisian solar subsidi yang dianggap menyulitkan
- Surat edaran Gubernur Sumsel membatasi pengisian solar subsidi hanya pada jam tertentu di banyak SPBU, sementara empat SPBU dihentikan total dari penjualan solar subsidi
- Massa menuntut pembatalan kebijakan gubernur, ketersediaan solar subsidi 24 jam di SPBU yang beroperasi 24 jam, pemberantasan pungli, serta revisi Perwali terkait jam operasional mobil barang.
SRIPOKU.COM - Polemik pengisian solar di Palembang hingga kini masih belum menemukan titik terang.
Puncaknya kemarin Senin (8/12/2025), ratusan pengemudi truk yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengemudi Sumatera Selatan Bersatu (FKPSSB) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Gubernur Sumatera Selatan.
Ratusan pengemudi truk itu protes terhadap kebijakan pemerintah perihal pengisian BBM solar ini.
Baca juga: Ratusan Sopir Truk Geruduk Kantor Gubernur Sumsel, Berikut Aturan Pengisian BBM Solar di Palembang
Diketahui sejak pertengahan November 2025 lalu, Herman Deru selaku Gubernur Selatan mengeluarkan surat edaran perihal pengisian solar.
Herman Deru mengeluarkan kebijakan terkait jam operasional pengisian solar subsidi di beberapa SPBU di Palembang.
Artinya, di luar jam operasional yang sudah ditentukan, tidak ada aktivitas pengisian solar subsidi.
Selain itu, ada juga empat SPBU yang sudah tidak lagi menyediakan solar subsidi.
Lantaran itu, penumpukan kendaraan terlihat pada malam hari untuk mengisi solar.
Sopir Truk Protes
Imbas kesusahan mencari solar, para sopir truk melakukan protes keras.
Para pengemudi truk memulai aksi dengan berkumpul di lampu merah Simpang Bandara, lalu melakukan konvoi menuju Kantor Gubernur melalui rute Simpang Bandara – Jalan Let Harun Sohar – Flyover Bandara – Jalan Kol. H. Burlian – Flyover Polda – Jalan Demang Lebar Daun – Jalan Angkatan 45 – Kapten A. Rivai – Kantor Gubernur Sumsel.
“Kami Tidak Bisa Tidur Lagi, Pak," teriak massa.
Koordinator aksi, Mustofa, menyebutkan bahwa kebijakan pemerintah terkait pengaturan solar dan jam operasional truk dibuat tanpa melibatkan para pengemudi yang terdampak langsung.
“Kami tidak bisa tidur lagi, Pak. Kenapa kebijakan tersebut tidak melibatkan kami para pengemudi?” ujarnya di depan Kantor Gubernur Sumsel.
Para sopir juga menyoroti persoalan ketersediaan solar subsidi 24 jam yang dinilai tidak sesuai kenyataan. Mereka menyebut janji ketersediaan BBM di beberapa SPBU tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Berita Palembang
Surat Edaran Gubernur Sumsel Terkait Solar
Distribusi Solar
Solar
SPBU pengisian solar
| Harga Minyak Goreng di Palembang Melejit, Pelaku UMKM Kuliner Mulai Tercekik |
|
|---|
| Pansus V DPRD Sumsel Dorong BPBD Perbanyak Stok Makanan Darurat |
|
|---|
| Tuntutan 5 Tahun Kasus TPPU Narkoba Rp81,3 M H Sutar Disorot, Praktisi Hukum: Masih Tahap Awal |
|
|---|
| Harga Plastik Melejit, Komisi II DPRD Sumsel Desak Pemprov Dorong Kemasan Ramah Lingkungan |
|
|---|
| Dorong Inklusi Keuangan MengEMASkan Indonesia, Pegadaian Sabet The Asset Triple A 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/antrean-isi-solar-di-palembang.jpg)