Berita Palembang

Program 'Ado Gawe' Palembang Serap 883 Pekerja, Mayoritas ke Luar Negeri

Sejak diluncurkan pada awal Desember 2024 lalu, Dinas Ketenagakerjaan Palembang mengungkapkan telah menyerap 883 pekerja

Tayang:
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Arief Basuki
BERI KETERANGAN - Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Infomasi Pasar Kerja dan Produktivitas Disnaker Palembang Effendi Agus Yansyah saat diwawancarai, Senin (25/11/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Ketenagakerjaan Palembang mengungkapkan telah menyerap 883 pekerja melalui program 'Ado Gawe'.
  • Terdiri dari 681 penempatan luar negeri dan 202 penempatan dalam negeri (sumber pengantar kerja).
  • Bekerjasama lebih kurang 183 perushaan (WAG mitra kerja disnaker) yang telah bermitra, dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang melalui koordinasi dengan beberapa forum HRD yang ada. 

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Sejak diluncurkan pada awal Desember 2024 lalu, Dinas Ketenagakerjaan Palembang mengungkapkan telah menyerap 883 pekerja melalui program 'Ado Gawe' yakni penyediaan lapangan kerja melalui siaran langsung media sosial atau live streaming.

Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang Ikhsan Tosni didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Infomasi Pasar Kerja dan Produktivitas Effendi Agus Yansyah mengatakan dalam program 'Ado Gawe' pihaknya menggandeng perusahaan - perusahaan perusahaan swasta seperti retail dan lainnya.

Warga Palembang yang hendak mencari pekerjaan, tinggal memantau lowongan pekerjaan melalui live streaming media sosial Tiktok Disnaker Pemkot Palembang, dari pukul 10.00 hingga 11.00 Wib pada Senin- Jumat.

"Selama lebih kurang 1 tahun program tiktok Ado Gawe. Jumlah pencari kerja warga Palembang yang mendapakan perkerjaan sebanyak 883 orang," katanya Selasa, (25/11/2025).

Baca juga: Walikota Ratu Dewa Minta Disnaker Palembang Jemput Bola Turunkan Angka Pengangguran

Jumlah 883 pencari kerja yang tersalurkan di lapangan  pekerjaan itu, terdiri dari 681 penempatan luar negeri dan 202 penempatan dalam negeri (sumber pengantar kerja).

Ada yang Malaysia, Singapura termasuk Jepang," paparnya 

Dijelaskan Effendi, pihaknya bekerjasama lebih kurang 183 perushaan (WAG mitra kerja disnaker) yang telah bermitra, dengan Dinas Tenaga Kerja  Kota Palembang melalui koordinasi dengan beberapa forum HRD yang ada. 

"Kedepan kita tetap mengefektifkan jaringan forum HRD ini, dan kita tindaklanjuti dengan MoU sebagai dasar legalitas kerjasamanya," ucapnya serapan pihaknya juga akan meluaskan jaringan ke loker informal yang berasal dari UMKM- UMKM dan usaha masyarakat lainya, yang membutuhkan tenaga kerja.

Dalam meningkatkan ketrampilan calon pekerja sendiri, Disnaker Palembang memberikan pelatihan keterampilan.

Dimana untuk pelaksanaan pelatihan berbasis kompetensi masih menunggu alokasi pendanaan baik APBD maupun APBN yang tersedia. 

Dimana, pada UPTD BLK Disnaker Kota Palembang ada 6 kejuruan yang memiliki workshop dan SDM nya yaitu, Pengelasan, Listrik, AC, Otomotif Motor, Menjahit dan TIK. 

"Pada saat ini berlangsung Pelatihan berbasis kompetensi kejuruan listrik dan AC, bekerjasama dengan Apheda (serikat buruh Australia) sebanyak 32 orang pekerja, yang terdampak PHK bidang pertambangan," paparnya.

Dalam rangka menurunkan angka pengangguran khususnya di kota Palembang, pihak Disnaker Kota Palembang mengajak stakeholder terkait baik dari unsur OPD/Instansi terkait, BP3MI, BPS, Pihak swasta/perusahaan, BKK, Perguruan tinggi, Serikat buruh, UMKM dan pihak lainnya. 

Disamping itu Disnaker kota Palembang mengefektifkan program kegiatan, seperti Pelaksanaan pelatihan guna menambah keterampilan/pengetahuan untuk pencari kerja, menjaga hormonisasi hubungan perusahaan dan pekerja, sehingga tidak terjadi banyak konflik yang berakibat PHK.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved