Mayat Perempuan di Kamar Hotel
Jatanras Polda Sumsel Backup Kasus Kematian Anti Puspitasari, Motor dan HP Korban Diduga Dicuri
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono menduga motor dan HP korban dicuri pelaku yang terekam CCTV saat chek in di hotel.
Ringkasan
- Kasus Kematian Anti Puspitasari masih dalam penyelidikan kepolisian
- Polisi sudah mengantongi dugaan pelaku pembunuhan Anti Puspitasari
- Motor dan Hanphone milik korban diduga dicuri pria yang terekam CCTV saat korban chek in di Hotel Lendosis Palembang
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tim Jatanras Polda Sumsel, Pimpinan Kasubdit Jatanras AKBP Tri Wahyudi ikut terjun membackup kasus Kematian Anti Puspitasari.
Bersama Satreskrim Polrestabes Palembang, pimpinan Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, terus melakukan penyelidikan dan mendalami peristiwa pembunuhan itersebut.
Terkait peristiwa ini, ternyata usai dilakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), sepeda motor dan handphone korban raib di lokasi kejadian diduga dibawa kabur oleh pelaku (pria-red) yang ada dalam rekaman CCTV.
"Motor dan handphone korban hilang. Hal ini diketahui usai petugas melakukan olah TKP di tempat kejadian ," Ungkap Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan, kepada Sripoku.com, Senin (13/10/2025), sore.
Diduga, sepeda motor dan handphone korban dicuri oleh pelaku pria yang terekam CCTV tersebut ," Dugaan sementara motor dan hp korban dicuri oleh pelaku. Ada pembunuhan, pencurian, ada penganiyaan dengan kekerasan, indikasi tindak seksual, karena saat ditemukan korban tidak memakai celana dalam," katanya.
Hingga pihaknya, sambung Harryo, sudah memeriksa 5 saksi, 2 saksi dari resepsionis hotel, suami korban, teman korban dan warga sekitar lokasi kejadian.
" Untuk teman korban diperiksa karena sebelum kejadian pukul 17.00, korban sempat menghubungi temanya (telepon -Red)," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, terkuak, usah mengantar Adi Rosadi ke tempat bekerja di transmart berkerja sebagai OB, sekitar 15.30, korban yang bekerja sebagai kurir makanan (shopee food), langsung pergi meninggal suaminya.
Baca juga: Itu Anak Saya Suami Pastikan Janin yang Dikandung Wanita Tewas di Hotel Darah Dagingnya
" Sudah mengantar saya, istri saya ini bekerja pak sebagai kurir makanan. Namun pekerja ini baru pak ditekuni 2 bulan terakhir," ungkapnya.
Usai mengatar bekerja, lanjut Adi Rosadi, biasanya korban ini sering mengirim kabar lewat wa (WhatsApp), namun hingga malam dan Adi pulang berkerja nomornya pun sudah tidak aktif .
"Biasa kasih kabar pak lewat wa. Namun hari itu usai antar saya, korban tidak kirim pesan wa. Saya pulang kerja saya pun tidak dijemput. Hal ini membuat saya curiga dan langsung mencarinya ke rumah keluarga dan teman teman korban, namun mereka tidak mengetahui keberadaan istri saya, "katanya.
Hingga akhirinya, Adi pun mengetahui istrinya ditemukan tewas sudah tidak bernyawa di Hotel Lendosis.
"Syok pak saya mendapatkan istri meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Ketika lihat korban seperti tidak menyangka hal ini terjadi," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan belia ditemukan tewas di sebuah kamar Hotel Lendosis Jalan Printis Kemerdekaan Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT II Palembang.
Jatanras Polda Sumsel
Anti Puspitasari
Hotel Lendosis Palembang
Kurir Shopee
Mayat Perempuan di Kamar Hotel
| 'Saya Malu tapi Dia Istri Saya' Suami Anti Sujud Syukur Saat Pembunuh Ibu Muda di Hotel Ditangkap |
|
|---|
| DOA Adi Rosadi Terkabul, Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak Dalam Kandungan Ditangkap 'Saya Ga Kenal' |
|
|---|
| Pengamat Hukum Menilai Pembunuh AP Patut Dihukum Mati, Pelaku dan Korban Saling Kenal |
|
|---|
| DUKA Adi Rosadi Kenang Gelagat Aneh Anti Sebelum Wafat di Hotel Palembang, Wajah Istri Sudah Beda |
|
|---|
| KENANG Adi Rosadi, Suaminya Ibu Muda di Palembang yang Meninggal di Hotel, Wajah Istri Sudah Beda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kapolres-n-kasat-reskrim-5.jpg)