Berita Palembang
Disnakertrans Sumsel Gencar Promosikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya meningkatkan kesadaran
Ringkasan Berita:
- Disnakertrans Sumsel terus berupaya meningkatkan kesadaran dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan
- strategi yang dijalankan meliputi promosi dan sosialisasi budaya K3, pembinaan Sistem Manajemen K3 (SMK3)
- Disnakertrans Sumsel juga melakukan pengawasan dan penegakan hukum terkait K3 di perusahaan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya meningkatkan kesadaran dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan-perusahaan di wilayah Sumsel.
Kepala Disnakertrans Sumsel, H. Indra Bangsawan, SH., MM, menjelaskan bahwa strategi yang dijalankan meliputi promosi dan sosialisasi budaya K3, pembinaan Sistem Manajemen K3 (SMK3), penguatan koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan, pengawasan dan penegakan norma K3, serta peningkatan kapasitas SDM dan sarana K3.
"Disnakertrans Sumsel aktif mengkampanyekan pentingnya budaya K3 di lingkungan kerja, termasuk melalui kegiatan besar seperti Bulan K3 Nasional yang diadakan di tingkat provinsi untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perusahaan terhadap norma K3," ujar Indra Bangsawan saat podcast Tamu Tribun di kanal Youtube Tribun Sumsel Selasa (3/2/2026).
Disnakertrans Sumsel juga melakukan pengawasan dan penegakan hukum terkait K3 di perusahaan melalui pengawasan teknis lapangan oleh pengawas ketenagakerjaan, pembinaan dan pemberian rekomendasi, serta mekanisme pelaporan dan mediasi.
Beberapa program yang telah dilaksanakan oleh Disnakertrans Sumsel untuk meningkatkan kesadaran K3 di perusahaan antara lain Apel dan Kegiatan Peringatan Bulan K3 Nasional, Seminar K3, Penghargaan & Pengakuan kepada Perusahaan dengan Pencapaian K3, serta Sosialisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Disnakertrans Sumsel juga bekerja sama dengan perusahaan untuk meningkatkan K3 melalui pembinaan dan pendampingan SMK3, sosialisasi dan edukasi K3, pelatihan dan penguatan SDM K3, pengawasan partisipatif dan komunikatif, serta pemberian apresiasi dan penghargaan K3.
Namun, Disnakertrans Sumsel masih menghadapi beberapa tantangan dalam meningkatkan K3 di perusahaan, seperti rendahnya kesadaran dan budaya K3, kepatuhan perusahaan yang masih belum optimal, minimnya pengawasan dan penegakan hukum, korupsi dan penyalahgunaan wewenang, serta keterbatasan sumber daya dan kapasitas teknis.
"Untuk mengatasi tantangan tersebut, Disnakertrans Sumsel akan terus meningkatkan penerapan SMK3 di perusahaan, memperkuat pengawasan dan pemeriksaan K3, serta meningkatkan kapasitas SDM dan pelatihan kompetensi," tegas Indra Bangsawan.
Masyarakat juga dapat berperan dalam meningkatkan K3 di perusahaan dengan mematuhi SOP dan aturan K3 di tempat kerja, menggunakan alat pelindung diri (APD) dengan benar, melaporkan potensi bahaya, serta tidak melakukan tindakan berisiko meskipun demi kecepatan kerja.
Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan K3 dapat menjadi budaya yang melekat di setiap perusahaan di Sumsel, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
| Truk Muatan Pasir Terbalik di Jembatan Musi II Palembang, Lalulintas Macet |
|
|---|
| 2 Pria Jagoan Ini Jadi Kaki Tangan Bandar Narkoba di Palembang, Sempat Buang BB Sabu-sabu ke Tanah |
|
|---|
| Ahli Veteriner Sumsel Desak Penanganan Hantavirus Lewat Pendekatan One Health |
|
|---|
| Uang Pinjaman Rp10 Juta Diduga Digelapkan ART, Ibu Rumah Tangga di Palembang Lapor Polisi |
|
|---|
| Pemkot Palembang Permanenkan CFD Ampera, Jadwal Peresmian Tunggu Gubernur Sumsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Indra-Bangsawan-podcast.jpg)