Kematian Brigadir Nurhadi

Sederet Prestasi Misri, Tersangka Tewasnya Brigadir Nurhadi Sudah Pernah Diundang Jokowi ke Istana

Seperti diketahui nama Misri Puspita Sari menajdi salah seorang tersangka dalam kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi.

Editor: pairat
tangkapan layar Instagram/Tribunjambi
PRESTASI TERSANGKA MISRI - Kolase potret Misri Puspita Sari, salah seorang tersangka kematian Brigadir Nurhadi. Berikut prestasi Misri. 

SRIPOKU.COM - Berikut sederet prestasi Misri, tersangka tewasnya Brigadir Nurhadi ternyata sudah pernah diundang Jokowi ke Istana.

Seperti diketahui nama Misri Puspita Sari ditetapkan menjadi salah seorang tersangka dalam kasus kematian Brigadir Muhammad Nurhadi.

Ia kini mendekam di Rutan Polda NTB bersama dua anggota polisi lainnya, Kompol I Made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Suchandra, sejak Rabu, 2 Juli 2025.

Penetapan status tersangka ini tentu membuat keluarga terpukul, terutama sang ibu. Namun di balik sorotan tajam publik, sedikit yang tahu bahwa Misri sejatinya bukan sosok sembarangan.

Sebelum kasus ini mencuat, Misri dikenal sebagai anak berprestasi. Ia pernah meraih berbagai penghargaan di bidang akademik dan sosial.

Bahkan, ia sempat diundang langsung oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Negara, sebuah pencapaian yang tak mudah diraih.

SKENARIO GAGAL TOTAL - Potret kolase foto kiri ke kanan, Kompol Yogi, Misri dan Brigadir Nurhadi. Kini terungkap skenario Kompol Yogi ajak Misri berbohong soal kematian Brigadir Nurhadi gagal total.
SKENARIO GAGAL TOTAL - Potret kolase foto kiri ke kanan, Kompol Yogi, Misri dan Brigadir Nurhadi. Kini terungkap skenario Kompol Yogi ajak Misri berbohong soal kematian Brigadir Nurhadi gagal total. (Kolase Sripoku.com/tribunjambi)

Baca juga: SKENARIO Kompol Yogi Gagal Total, Ajak Misri Bohong soal Kematian Brigadir Nurhadi Jangan Cerita

Menilik jauh ke belakang, M lahir dan tumbuh dari keluarga yang sangat sederhana.

Sebuah rumah kontrakan dengan bangunan kayu dan genting dari tanah liat yang sudah usang menjadi saksi kehidupan Misri.

Menilik jauh ke belakang, gadis 23 tahun itu lahir dan tumbuh dari keluarga yang sangat sederhana. 

Sebuah rumah kontrakan dengan bangunan kayu dan genting dari tanah liat yang sudah usang menjadi saksi kehidupan Misri. 

Rumah itu berada di Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. 

Di kontrakan dua pintu itu, ia lahir dan tumbuh remaja.

Masa kecilnya juga tidak bergelimang kemewahan, dia bermain layaknya anak-anak pada umumnya.

Dari keterangan teman kecilnya berinisial I, dia menyebut M adalah sosok yang pendiam dan baik.

"Kalau sebagai teman, saya taunya dia gak banyak perangai, dan gak nakal kok," katanya. Diapun terkejut saat mendengar kabar kasus yang menjerat Misri. 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved