Karyawati Bank Jambi Tilep Uang Nasabah
Cara Licik Karyawan Bank Jambi Bobol 27 Rekening Rp7,1 M, Pinjaman Tak Cair, Tanda Tangan Dipalsukan
Melansir dari Kompas.com, mantan karyawan bank itu berinisial RS (26), warga Desa Pulau Sangkar, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.
SRIPOKU.COM - Modus karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi cabang Kerinci bikin rugi nasabah hingga Rp 7,1 miliar.
Aksi mantan karyawan bank itu terbongkar usai para nasabah curiga pinjaman mereka tak kunjung cair.
Melansir dari Kompas.com, mantan karyawan bank itu berinisial RS (26), warga Desa Pulau Sangkar, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.
Saat menjalankan aksinya, RS bekerja sebagai analis kredit di Bank Jambi cabang Kerinci.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Jambi, AKBP Taufik Nurmandiyah, mengatakan pelaku memanfaatkan kepercayaan salah satu nasabah untuk melakukan penarikan uang.
"Awalnya ada nasabah yang percaya dan mewakilkan agar pelaku yang melakukan penarikan uang," kata Taufik saat konferensi pers di Mapolda Jambi, Senin (2/6/2025).
Kepercayaan itu kemudian dimanfaatkan pelaku untuk meyakinkan teller bahwa ia juga mendapat kuasa dari nasabah lain.
“Jadi, dia mengakunya ke teller bank bahwa dia dipercaya oleh nasabah untuk mengambil uang, karena berdasarkan nasabah sebelumnya, pihak teller akhirnya percaya, dan mencairkan uang tersebut,” ujar Taufik.
Baca juga: Sosok RS, Karyawan Bank Jambi Bobol Rp 7,1 M Uang Nasabah Dipakai Judol, Jabatan di Kantor Terungkap
Tidak hanya itu, RS juga memalsukan tanda tangan para nasabah yang tabungannya dikuras.
Aksi ini dilakukan secara bertahap sejak September 2023 hingga September 2024, dan melibatkan 27 rekening nasabah.
Kasus ini terungkap setelah sejumlah nasabah merasa curiga karena pengajuan pinjaman mereka di Bank Jambi tak kunjung cair.
Setelah ditelusuri, ternyata pinjaman tersebut sudah dicairkan, namun dana tidak diserahkan kepada nasabah.
“Setelah ada keributan itu, kita melakukan penyelidikan dan pengungkapan,” kata Taufik.
Taufik menambahkan, nilai kerugian dari tiap rekening bervariasi, mulai dari Rp 400 juta hingga Rp 1 miliar.
| Nasib Panti Asuhan Baitul Husna Imbas Rekening Yayasan Dibobol Karyawati Bank Jambi, Stop Beroperasi |
|
|---|
| Daftar 28 Korban Pembobolan Rekening Bank Jambi Rp 7,1 M, Ada Milik Eks Bupati, Guru hingga Yayasan |
|
|---|
| Sosok Regina Karyawati Bank Jambi di Mata Nasabah dan Rekan Kerja, Tega Bobol 25 Rekening demi Judol |
|
|---|
| Tega Hamburkan Dana Rp 7,1 M untuk Judi Online, Sisa Saldo Regina Karyawan Bank Jambi Bikin Melongo |
|
|---|
| Awal Mula Karyawati Bank Jambi Ketahuan Bobol Rekening Nasabah hingga Rp 7,1 Miliar, Curiga Pinjaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Cara-Licik-Karyawan-Bank-Jambi-Bobol-27-Rekening-Rp71-M-Pinjaman-Tak-Cair-Tanda-Tangan-Dipalsukan.jpg)