2 ABK Tugboat Tewas
Kronologi 2 ABK Tugboat Tewas Tersabet Tali Towing di Sungai Musi, Korban Warga Jakarta Utara
Dua orang anak buah kapal (ABK) tugboat Marina 2210 meninggal dunia setelah tersabet tali towing yang mengencang saat kapal melakukan manuver.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG –Peristiwa nahas terjadi di perairan Sungai Musi, Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (13/4/2025) pagi.
Dua orang anak buah kapal (ABK) tugboat Marina 2210 meninggal dunia setelah tersabet tali towing yang mengencang saat kapal melakukan manuver.
Kedua korban diketahui adalah Heru Bahri, warga Jalan Manggis 13, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Padang, dan Tendiko Arifin, warga Jalan Masjid, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara.
Saat kejadian, keduanya tengah bertugas di atas kapal TB Marina 2210 yang menggandeng tongkang Marine Power 3058.
Kasat Polair Polrestabes Palembang, AKBP Yudha Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. “Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.20 WIB.
Lokasinya di perairan Sungai Musi, wilayah Kecamatan Gandus. Dua ABK tewas setelah tersabet tali towing yang menegang saat kapal melakukan manuver,” jelasnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, kejadian bermula saat kapal sedang labuh di perairan Gandus.
Namun, karena banyaknya sampah dan kayu di sungai, tongkang yang ditarik bergeser sekitar 200 meter dari posisi semula.
“Melihat tongkang bergeser, kapten kapal memutuskan untuk memindahkan posisi kapal agar kembali ke tempat semula.
Saat proses manuver inilah tali towing tiba-tiba mengencang dan menjepit dua ABK yang berada di buritan kapal,” lanjut Yudha.
Kedua korban tewas di tempat akibat luka berat yang diderita.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, sembari menunggu kedatangan pihak keluarga dari luar kota.
“Anggota kami masih berada di lokasi untuk memeriksa saksi-saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.